oleh

Otak Pelaku Pembunuhan Dedek Dihukum 20 Tahun dan 13 Tahun

LINGGAUPOS.CO.ID – Dua terdakwa pembunuhan terhadap Abdie Haqim Perdana alias Dedek (15), warga Kelurahan B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Lubuklingau, Rabu (21/4/2021).

Aldo Gustiawan alias Aldo (18) warga Jalan KBS, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubulinggau Selatan II divonis 20 tahun penjara.

Sementara Rangga Julian Saputra alias Rangga (18) warga Jalan Proyek, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I dituntut 13 tahun penjara.

Majelis hakim yang diketuai Andi Barkan dengan hakim anggota, Lina Sapitri Tajili dan Ferri Irawan, menjatuhkan hukuman lebih tinggi kepada Aldo. Itu karena dia aktor pembunuhan terhadap Dedek.

Pelaku juga dengan keji memukul menguburkan jasad  jasad korban di belakang Bandara Silampari Kota Lubuklinggau.

“Perbuatan terdakwa melanggar pidana dalam Pasal 365 ayat 4 KUHP dimana  perbuatan terdakwa menjadikan orang mendapat luka berat atau meninggal dilakukan oleh dua orang bersama-sama,”kata mejelis hakim.

Vonis ini sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sehingga JPU langsung menerima vonis terhadap Aldo. Sementara vonis terhadap Rangga lebih ringan dua tahun dari tuntutan jaksa, maka jaksa masih pikir-pikir.

Sedangkan kedua terdakwa dengan vonis yang dijatuhkan majelis hakim, mereka terima.

Seperti diketahui pembunuhan terjadi Minggu, 1 November 2020 sekitar pukul 18.00 WIB di jalan samping Bandara Silampari Lubuklinggau.

Saat itu terdakwa WA mengemudikan sepeda motor Honda Beat milik korban Dedek, berboncengan tiga dengan Dedek ditengah dan Aldo Agustiawan (berkas terpisah) di belakang.

Saat di perjalaan Aldo mengorok leher korban Dedek dari belakang dan menikamnya. Mendengarkan suara ngorok, WA kaget, sehingga tidak konsentrasi mengemudi sepeda motor, hingga terbalik.

Setelah ketiganya terjatuh, Aldo langsung menusuk punggung Dedek lima kali, juga di bahu kanan dan bawah ketiak kanan. Setelah dipastikan Dedek tidak bergerak, kedua menyeret Dedek ke tepi kebun karet serta ditutupi daun kering dan rerumputan.

Aldo dan WA kemudian pulang melalui jalur ke arah Kantor Camat Lubuklinggau Selatan I. Mereka pulang ke kost Aldo di Jalan KBS Marga Mulya, WA kemudian pulang diantar Adi Munandar (berkas terpisah).

Aldo kemudian bertemu Rangga Julian Saputra (berkas terpisah) dan RI, menceritakan telah membunuh Dedek. Dini hari, Aldo, Rangga dan RI mengendarai mobil Toyota Agya membawa cangkul, selanjutnya menggali tanah dan menguburkan korban Dedek di kebun karet.

Keesokan harinya, Selasa, 2 November 2020 sekitar pukul 20.00 WIB, WA datang ke kos Aldo bersama saksi NL. Serta diketahui sepeda motor milik korban telah dijual oleh terdakwa RI Rp2.900.000. Kemudian WA membayar hutang kepada NL Rp200 ribu, serta menebus laptop Acer yang digadaikan Rp800 ribu.

Sebelumnya Majelis hakim yang diketuai Andi Barkan telah menghukum telebih awal terdakwa WA (16) selaku otak pembunuhan sembilan tahun penjara. Sementara rekannya RI alias Wan (17) divonis enam tahun penjara.(*)

Rekomendasi Berita