oleh

Orang Tua Wajib Peduli Dampak KDRT

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Masih banyaknya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) membuat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Musi Rawas melaksanakan sosialisasi.

Sosialisasi ini diselenggarakan di Kecamatan Muara Kelingi dengan mengundang peserta dari Camat, Kapolsek, Danramil, UPT Puskesmas, UPT Pendidikan, TP PKK Musi Rawas, KUA, Penyuluh Agama, tokoh masyarakat, tenaga sosial masyarakat, kades/lurah, serta TP PKK Desa dan Kelurahan.

“Kegiatan sosialisasi penghapusan KDRT sekaligus pembentukan pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan ini dilaksanakan untuk mengingat kembali kepada masyarakat tentang dampak KDRT,” kata Kepala DPPPA Musi Rawas, Akhmadi Zulkarnain melalui Kepala Seksi Perlindungan Anak, Uzaima Yentriani kepada Linggau Pos, Kamis (16/11).

Karena, lanjut Yeyen sapaan akrab Kepala Seksi Perlindungan Anak, dasar hukum dilaksanakannya kegiatan ini adalah Undang-Undang (UU) No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, kemudian UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT, UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Sehingga dari dasar hukum tersebut, maka DPPPA Kabupaten Musi Rawas mengadakan kegiatan ini, dengan harapan kedepan kepedulian masyarakat terhadap dampak KDRT semakin banyak,” ungkapnya.

Karena, lanjut Yeyen, mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga merupakan hal yang sangat positif sekali. Guna mempertahankan keutuhan dalam berumah tangga.

“Kami menghadirkan narasumber dari TP PKK Musi Rawas, PPA Polres Musi Rawas, dan DPPPA Kabupaten Musi Rawas, saya sangat berharap kejadian KDRT semakin hari semakin berkurang,” tutupnya. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita