oleh

Orang Tua Wajib Baca!! Kenal Lewat Facebook, Duda Anak Satu Gauli Siswi SMP

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – RA (20) warga Kelurahan Kepala Siring, Kecamatan Curup Tengah terpaksa berurusan dengan jajaran Polres Rejang Lebong.

Pasalnya, RA diduga telah melakukan persetubuhan terhadap Bunga (Nama samaran) yang masih bawah umur. Bunga merupakan warga kecamatan yang sama.

RA yang merupakan duda anak satu tersebut, diamankan petugas saat berada di rumah kontrakannya di Kelurahan Kepala Siring. Saat ini RA harus mendekam di sel tahanan Polres Rejang Lebong untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitulu Yogi melalui Kabag Ops, Kompol Firdaus didampingi Kasat Reskrim, AKP Chusnul Qomar, Selasa (7/11) menjelaskan, RA ditangkap karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Bahkan dari pengakuan RA, hubungan layaknya suami istri tersebut dilakukan dua kali di rumah kontrakan pelaku.

“Antara pelaku dan korban berkenalan melalui jejaring sosial Facebook (FB) sekitar 2 minggu lalu hingga akhirnya keduanya bertemu,” kata Kabag Ops Kompol Firdaus.

Dijelaskan Kabag Ops, korban sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Sabtu (4/11), karena tak pulang ke rumah. Namun, setelah kembali diduga korban diinterogasi keluarganya dan menjadi korban pencabulan.

Oleh keluarga korban akhirnya aksi bejat pelaku dilaporkan ke Polres Rejang Lebong, hingga akhirnya RA berhasil diamankan. Dalam melakukan aksinya, pelaku mengaku hendak menolong korban untuk mencari rumah kost atau kontrakan.

Namun diduga terkena bujuk rayu hingga akhirnya pelaku menyetubuhi korban hingga dua kali.

“Awalnya kenal lewat Facebok dan akhirnya pelaku membantu mencari tempat kontrakan dan terjadilah persetubuhan itu,” tutur Kompol Firdaus.

Kabag Ops meminta, pada masyarakat yang memiliki anak untuk memantau dan mengawasi penggunaan Medsos yang dengan mudah diakses dengan harapan tidak terjadi hal serupa.

Sementara itu, dari pengakuan pelaku, aksi persetubuhan tersebut didasari suka sama suka dan awalnya korban meminta pada dirinya untuk mencari kost.

“Dia (korban) minta cari kost, saya carikan pak. Kalau berbuat itunya dua kali,” ungkap RA yang mengaku sudah bercerai dan mantan istrinya berada di Provinsi Sumatera Barat.

Apapun alasannya, pelaku telah melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap anak bawah umur sehingga terancam melanggar UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. RA harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.(09)

Komentar

Rekomendasi Berita