oleh

Orang Tua Diminta Bantu Sekolah

Kadisdikbud Lubuklinggau, H Tamri
“Kami minta komite bisa bersinergi dengan orang tua untuk membantu sekolah, melalui iuran yang tidak mengikat….”

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Ujian Akhir Semester (UAS) hampir selesai. Siswa-siswi kelas VI SD dan IX SMP akan segera mempersiapkan diri mengikuti Ujian Nasional (UN).

“Tahun ini, kalau SD memang belum ada yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sementara yang SMP insya Allah UNBK semua. Nah, kita akui masih banyak sekolah yang belum tercukupi kebutuhan komputernya. Jadi tidak ada salahnya, orang tua turut andil membantu sekolah dalam pengadaan komputer,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lubuklinggau, H Tamri, Kamis (7/12).

Ia meminta komite bisa bersinergi dengan orang tua untuk membantu sekolah.

“Ya tanpa mewajibkan. Namun sukarela. Istilahnya sumbangan ini tidak mengikat. Hanya sebagai wujud dukungan kita, mengingat anak akan mengikuti UNBK, agar bisa memperlancar proses ujian anak,” jelasnya.

Selain tentang itu, H Tamri juga mengingatkan orang tua untuk mengawasi putra-putrinya dengan intens.

“Fisik dan psikologisnya harus dijaga. Agar ketika UNBK nanti benar – benar secara mental maupun akademik,” terang H Tamri.

Kepada peserta didik, H Tamri juga berpesan agar bisa memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin.

Mulai Januari 2017, kata dia, SD maupun SMP kemungkinan mulai melaksanakan kegiatan belajar tambahan.

“Namun ini tidak diwajibkan. Tinggal sekolah memandang perlu atau tidak. Kalau dianggap perlu, silakan usaha, kumpulkan guru untuk membahas tentang kegiatan belajar tambahan. Kalau yang SMP, dengan simulasi UNBK selama ini, sudah seperti try out dan belajar tambahan,” jelasnya.

Karena, menurut H Tamri, kegiatan belajar tambahan dan try out ini bisa jadi gambaran sejauhmana kemampuan siswa-siswi untuk menghadapi UNBK/UNSD.

“Kalau sudah ikut belajar tambahan dan try out, tahu kurangnya di mana, kan bisa dikejar lagi dengan belajar lebih maksimal,” tuturnya.

Masalah dana untuk belajar tambahan, kata H Tamri, memakai dana sesuai dengan anggaran yang ada.

“Orang tua sekali lagi, kami minta jangan ‘tutup mata’. Tidak apa –apa kita bantu sekolah,” imbuhnya.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita