oleh

Orang Gila Meresahkan, Pamerkan Kemaluannya ke Perempuan

LINGGAU POS ONLINE – Seseorang yang diduga mengalami ganguan jiwa, meresahkan warga RT 1, Kelurahan Tapak Lebar Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Pasalnya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebut sering memamerkan kemaluannya kepada warga.

ODGJ itu mengganggu warga dengan masuk ke rumah, mencolek-colek perempuan di jalan, bahkan menurunkan celananya. Imbasnya anak- anak, juga orang dewasa takut dengan ulahnya.

Tanjung (33) salah satu warga setempat, mengaku sangat resah dengan keberadaan orang gila yang berkeliaran di sekitar Masjid di RT 1 tempat ia salat.

Sebabnya orang gila diketahui sering masuk kedalam masjid dan mengganggu orang sedang salat. “Terkadang yang sedang sholat menjadi kaget dengan ulahnya,”kata Tanjung, Jumat (13/12/2019).

Selain itu kerap menggoda perempuan atau ibu-ibu yang lewat. Menurut dia selain mengganggu lingkungan sekitar ia juga membuat anak-anak takut.

Atas kondisi tersebut, warga berharap kepada instansi terkaitnya untuk segera menertibkan dan membantu keberadaan orang gila yang kerap mengganggu ketertiban umum.

Salah seorang warga Kelurahan Tapak Lebar Susmini membenarkan jika adanya orang gila berkeliaran. Menurutnya ODGJ itu bernama Imam (19) yang merupakan anak dari marbot Masjid, Jauhari (53), ia memang tinggal di Masjid Mustaqim RT 1.

“Dia sering keliling  seputar Kelurahan, warga sangat resah karena Imam sekarang sering akan buka-buka celana, dan ngedor pintu rumah.

“Kami sudah koordinasi dengan Pak Lurah dan juga konfirmasi dengan Babinkamtimnas,”ungkapnya.

Imam diketahui menderita gangguan jiwa sejak ia duduk di bangku SMA kelas X.

Imam adalah anak pasangan suami istri Jauhari (53) dan Sumirah (49). Mereka terpaksa membiarkan anaknya berkeliaran karena kalau ia dikurung suka mengamuk.

Imam mengalami gangguan jiwa sejak berumur 16 tahun awal mula dikarenakan alami kesurupan, Iman duluanya sekolah namun karena alami gangguan jiwa sehingga ia memutuskan untuk berhenti di bangku SMA.

Imam pernah dirawat di Rumah Sakit dan sempat membaik. Namun setelah itu kemudian penyakitnya kembali kambuh.

“Pertama-tama ia itu kesurupan, lalu dirukiah dan dibawa kerumah sakit lalu sembuh dan sudah itu kambuh lagi,” kata Sumirah, ibu Imam.

Dicetakannya awalnya Imam itu suka berbicara sendiri, lalu ketawa-tawa, sebab Sumirah sendiri pernah memantau dengan berpura-pura tidur disebalah Imam, namun Ibuhnya mulai merasah aneh melihat anaknya tertawa sendiri.

Lalu lanjutnya, sudah lama-lama ngoceh sendiri, setelah itu Imam berteriak-teriak sendiri, sudah itu kalau Imam menonton TV suka berteriak sebut “Indonesia, Indonesia,”.

Terus, lama- kelamaan Imam mulai mengganggu orang, dan kalau ada anak gadis yang lewat, ia suka mencuil-cuil.

“Memang sudah dua minggu ini Iman sangat meresahkan warga, kalau dikurung dia ngamuk-ngamuk,” ungkapnya.

Dikatakan Sumirah, ia ingin sekali anaknya dibawa ke rumah sakit jiwa, namun ia butuh biaya yang besar, tentu suaminya yang hanya bekerja sebagai marbot masjid dan ia sendiri membantu perekonomian keluarga dengan berjualan sayur pastinya tidak mampu membiayai.

Sumirah bercerita sebenarnya ia berharap mendapat bantuan dari pemerintah terkait untuk merawat anaknya.

“Harapan saya anak saya tidak meresahkan warga lagi dan saya banyak mendapat laporan warga terus,” ungkapnya

Ia saat ini hanya bisa pasrah dengan keadaan. dan merawat anaknya semampu yang ia bisa.(*)
Sumber: linggauklik.com

Rekomendasi Berita