oleh

Optimis Karya Bakti Juara

KELURAHAN Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II mewakili Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam lomba Hatinya PKK tingkat nasional. Penilaian dari tim pusat akan dilakukan April-Mei 2019 mendatang, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau sudah melakukan berbagai persiapan.

Menurut Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe masuknya Kota Lubuklinggau di tingkat nasional menjadi kebanggaan dan Pemkot Lubuklinggau akan melakukan berbagai upaya agar Kelurahan Karya Bakti mampu juara. Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di dalam kegiatan ini, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, dan beberapa OPD lainnya.

“Ini bukan hanya kerjaan Kecamatan Lubuklinggau Timur II dan TP PKK saja tapi ini tanggung jawab bersama untuk menjadikan Karya Bakti juara dalam lomba hatinya PKK,” tegas Nanan sapaan akrab orang nomor satu di lingkungan Pemkot Lubuklinggau ini.

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe bersama warga memotong bambu untuk membuat aksesoris guna mempercantik dan memperindah Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Tentunya, Nanan tidak hanya bicara terbukti beberapa waktu lalu ia mengajak semua Kepala OPD lingkungan Pemkot Lubuklinggau untuk bergotong royong di Kelurahan Karya Bakti. Bahkan ia menginstruksikan beberapa Kepala OPD untuk mempercepat pembangunan sebelum dilakukan penilaian.

Penilaian untuk perlombaan itu melibatkan seluruh lingkungan dan pekarangan rumah warga dari RT 01 hingga 09.

Nantinya akan disiapkan tiga taman inti yang berisi tanaman bermanfaat, seperti TOGA (Tanaman Obat Keluarga).

Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana saat ikut serta dalam gotong royong di Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Selain itu, beberapa bagian juga sudah dijadikan taman markisa oleh warga sekitar.

Sejauh ini, warga telah memanfaatkan buah markisa untuk dijadikan sirup.

Selain memperhatikan tanaman, pihaknya juga memfokuskan pada sanitasi warga di lingkungan tersebut.

Seperti saluran air yang akan diusahakan agar dapat mengalir, sehingga tidak mampet dan menyebabkan banjir.

“Sampah juga akan menjadi fokus kita, karena pasti akan masuk dalam penilaian,” ucapnya.(nia)

Rekomendasi Berita