oleh

Optimalkan Partisipasi Warga Binaan

LUBUKLINGGAU – Warga binaan diharapkan berpartisipasi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019. Oleh karena itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Lubuklinggau menyiapkan beberapa perlengkapan perekaman KTP-El warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lubuklinggau. Termasuk blangko dan alat rekam KTP-El.

Perekaman untuk warga binaan ini dilakukan serentak se-Indonesia selama tiga hari, tepatnya 17-19 Januari 2019.

“Dipastikan tidak mencapai seribu warga Kota Lubuklinggau di Lapas Kelas II A Lubuklinggau dan Lapas Narkoba. Kami siap, baik blangko maupun SDM (Sumber Daya Manusia),” ungkap Johan Imam Sitepu kepada wartawan Selasa (15/1).

Ditambahkan Sitepu, selama ini Disdukcapil Kota Lubuklinggau memang belum melakukan jemput bola untuk warga binaan. Jemput bola hanya dilakukan di sekolah dan kelurahan.

Diakui Sitepu, program ini juga bertujuan agar data kependudukan warga binaan tidak di blokir, selain itu hak warga binaan sebagai warga Indonesia dapat digunakan.

“Sepertinya khusus warga binaan diatas 17 tahun yang belum melakukan perekaman, banyak juga diatas 23 tahun tapi belum perekaman maka data mereka diblokir Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI,” ungkap Sitepu.

Hal sama juga dilakukan Disdukcapil Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Kepala Disdukcapil Mura, Y Mori melalui Kabid Pengelolaan Administrasi Kependudukan, Rahmat Dinata mengatakan dasar melakukan perekaman bagi warga binaan itu. Yaitu adanya permohonan penjadwalan perekaman bagi warga binaan.

Semua itu, berdasarkan Undang-Undang (UU) No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, UU No.10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No.1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU. Kemudian, berdasarkan pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilaksanakan oleh KPU Mura, meminta untuk melakukan perekaman KTP-El bagi warga binaan.

Mengenai jadwal perekaman di Lapas Narkotika Klas IIA Lubuklinggau pada 17 Januari 2019. Dan proses pendataan warga binaan dilakukan hari ini.

“Kita lakukan perekaman secara bertahap, karena KTP-El tidak bisa langsung jadi dalam satu hari,” kata Rahmat Dinata.

Ditambahkannya, jika KTP-El sudah selesai, maka langsung diberikan kepada pihak Kepala Lapas. Supaya bisa langsung digunakan oleh warga binaan.

Saat diwawancarai, Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II A Kota Lubuklinggau, Imam Purwanto memaparkan bahwa ada 903 warga tahanan saat ini. Dan semuanya berusia dewasa 18 tahun ke atas.

“Dan keseluruhannya akan mengikuti perekaman KTP-El yang akan dilaksanakan 17-19 Januari mendatang. Pada saat perekaman ini juga akan dihadiri perwakilan dari Disdukcapil Kota Lubuklinggau, Kabupaten Muratara dan Kabupaten Musi Rawas. Karena penghuni Lapas kita ada juga dari Kabupaten Mura dan Muratara, yang paling banyak dari Muratara,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Imam Purwanto berharap semua warga Lapas yang dipimpinnya tahun ini bisa mendapatkan hak pilihnya, jangan sampai Lapas yang warganya berjumlah 900-an hanya puluhan warga saja yang mendapatkan hak pilihnya.

Sementara Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika klas IIA Lubuklinggau di Muara Beliti, Triana Agustin, Amd.IP,SH,MH mengatakan saat ini, untuk permintaan dari Disdukcapil.

“Kalau dari Kota Lubuklinggau ada 316 warga binaan, kalau dari Kabupaten Mura ada 133 warga binaan, sementara 122 warga binaan dari Kabupaten Muratara,” jelas dia.

Sedangkan dari KPU keseluruhannya 781 warga binaan termasuk yang dari luar daerah lain. (nia/dlt/adi)

Rekomendasi Berita