oleh

OPD Maksimalkan Pendapatan PAD

CURUP – Masih rendahnya perolahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada pertengahan tahun 2019 ini, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta maksimalkan pendapatan guna meningkatkan perolehan PAD di masing-masing OPD. Informasi ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong, RA Denni, dikonfirmasi Selasa (23/7).

“Untuk capaian PAD belum sampai 40 persen, sekarang sekitar 35 persen lebih, kita minta OPD yang memiliki target PAD yang sudah ditentukan untuk menggenjot perolehan PAD-nya,” kata Denni.

Salah satu upayanya, OPD pengelola untuk lebih giat lagi melakukan penagihan-penagihan pada OPD yang targetnya masih rendah.

“Kan waktunya masih ada, giatkan penagihan agar perolehan PAD bisa lebih tinggi,” harapnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya bersama pihak terkait sudah melakukan rapat untuk persiapan pembahasan APBD Perubahan tahun 2019.

“Dalam rapat membahas persiapan APBD Perubahan juga dibahas soal perolehan berapa PAD yang masuk untuk mempersiapkan usulan-usulan OPD pada perubahan nanti,” katanya.

Denni mengaku, dalam persiapan perubahan APBD perubahan 2019, banyak usulan dari masing-masing OPD.

“Kalau usulan banyak jumlahnya sampai ratusan miliar. Kalau untuk usulan fisik lanjutan mungkin bisa, tapi kalau fisik baru tidak disarankan,” tambah Denni.

Diberitakan sebelumnya, hingga pertengahan tahun 2019 realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 35,09 persen dari target PAD sebesar Rp99 miliar dan terealisasi Rp34,7 miliar. Kabid Penagihan dan Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Rejang Lebong, Hari Mulyawan menjelaskan, masih rendahnya realisasi PAD lantaran pendapatan PAD di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap bulannya berbeda-beda.

“Kadang ada momen-momen pada bulan-bulan tertentu banyak menghasilkan PAD pada OPD sehingga realisasi PAD-nya meningkat, sehingga setiap bulannya pendapatan PAD berbeda-beda,” kata Hari.(sam)

Rekomendasi Berita