oleh

OPD Harus Inovatif dan Kreatif

Agar PAD Tercapai Target

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercapai sesuai dengan target, anggota DPRD Kota Lubuklinggau terus ingatkan masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih inovatif dan kreatif. Tentunya, dalam hal meningkatkan PAD.

Salah satunya, seperti yang ditegaskan anggota Komisi III DPRD Kota Lubuklinggau, Yeni Risnawati. Menurutnya, berapa pun yang ditargetkan untuk PAD akan tercapai, ketika OPD di lingkungan Pemkot, terutama yang mengelola PAD sudah melakukan inovasi.

“Selama dalam mengelola PAD mereka (OPD, red) tidak melakukan inovasi dan tidak kreatif, maka berapa pun yang ditargetkan juga tidak akan tercapai,” tegasnya.

Beberapa pengelolaan PAD, sudah seharusnya dilakukan perubahan yang lebih inovatif agar tidak ada lagi istilah ‘kebocoran’ PAD.

“Lubuklinggau seperti yang kita ketahui bersama, tidak ada SDA yang bisa menunjang PAD. Kita hanya mengandalkan PAD dari pajak Hotel dan Restoran, serta retribusi yang salah satunya yang selama ini kita nilai cukup berpotensi, yakni retribusi parkir. Ketika kedua sektor ini dalam pengelolaan PAD-nya tidak dilakukan dengan lebih inovatif dan kreatif, ya hasilnya akan sama seperti selama ini,” jelasnya.

Mengatasi kebocoran retribusi parkir, serta kebocoran pajak restoran dan hotel menjadi salah satu upaya peningkatan PAD yang harus segera dilakukan pemerintah.

“Seperti yang akan dilaksanakan, yakni menggunakan komputerisasi dalam penarikan pajak restoran dan hotel. Kita optimis, upaya ini sangat mampu menunjang PAD. Sama halnya dengan mengatasi kebocoran PAD di sektor retribusi parkir. Carikan solusi dan upaya yang efektif, agar retribusi parkir tidak bocor. Ini tugas OPD terkait, carikan caranya,” ungkapnya.

Target yang ditetapkan di APBD 2018 mendatang pun ya yakini bisa tercapai, ketika apa yang mereka sarankan betul-betul dilaksanakan oleh pemerintah.

“Ya intinya harus serius, dan sungguh-sungguh. Agar hasilnya bisa lebih optimal, dan target yang ditetapkan tercapai,” tambahnya.

Sebelumnya, hal sama ditegaskan anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Suhada yang meminta Kepala OPD bisa mengantisipasi dan mengurangi, kebocoran-kebocoran PAD. Bila perlu Suhada menegaskan, buatkan regulasinya yang kedepannya bisa menunjang peningkatan PAD.

“Saat pembahasan APBD 2018 kita sudah ingatkan, agar target PAD harus rasional dan terukur. Karena setiap tahunnya, target PAD tidak pernah tercapai. Kita pun tidak bosan-bosannya mengingatkan eksekutif, untuk antisipasi kebocoran PAD. Salah satunya dari sektor retribusi parkir, yang masih sangat butuh pembenahan, agar kedepan bisa menunjang PAD,” ungkap Suhada.

Tidak hanya antisipasi kebocoran PAD, pihaknya juga terus mengingatkan kepala OPD di lingkungan Pemkot Lubuklinggau untuk terus gali potensi-potensi PAD yang ada.

“Intinya, gali sumber-sumber PAD lainnya,” ungkapnya.

Terakhir, pihaknya juga mengingatkan eksekutif agar kedepan bertambahnya target PAD justru menjadi beban bagi masyarakat.

“Target PAD jangan sampai menjadi beban bagi masyarakat. Karena kita meyakini target PAD kali ini bisa tercapai, melihat banyaknya investor seperti Mall, Hotel dan Rumah Makan yang berinvestasi di Kota Lubuklinggau,” tegasnya (09)

Komentar

Rekomendasi Berita