oleh

OPD Dinilai Pasif Tindak Lanjuti Perda

Merismon : Setelah Lebaran Kita Evaluasi

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Ketua Badan Pembuatan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Lubuklinggau, Merismon menilai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Lubuklinggau pasif, menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda). Terbukti, masih banyak Perda yang sudah disahkan, belum ditindaklanjuti dengan Peraturan Walikota (Perwal).

Bapemperda DPRD Kota Lubuklinggau sendiri diakuinya sudah memanggil masing-masing Kepala OPD yang belum menindaklanjuti Perda, Maret 2018. Pihaknya memberikan waktu selama tiga bulan, agar mereka segera menindaklanjuti Perda yang sudah disahkan dengan membuatkan Perwal. Sehingga Perda tersebut bisa diterapkan dengan maksimal.

Sejauh ini diakui politisi PKS ini sudah sebagian Perda yang ditindaklanjuti. Seperti Perda Nomor : 3 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah. Lalu Perda Nomor : 8 Tahun 2016 tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) dan Perda Nomor : 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan Mutu dan Keamanan Pangan. Berdasarkan laporan dari masing-masing OPD, ketiga Perda tersebut Perwal-nya sedang dibuat dan akan segera diusulkan ke Walikota Lubuklinggau.

“Kita berharap, setelah pemilihan Walikota nanti Perwal-nya sudah selesai dan Perda sudah diterapkan dengan maksimal,” tegas Merismon kepada wartawan koran ini, Jumat (22/6).

Dijelaskan Merismon, ketika Perda tidak ditindaklanjuti dengan Perwal maka akan terhambat saat penerapannya. Apalagi biasanya, Perda yang dibahas dan disahkan oleh DPRD masih bersifat umum. Butuh Perwal agar aturan yang dibuat lebih teknis.

Untuk itu DPRD terus mengingatkan Kepala OPD, untuk aktif mengusulkan Perwal ketika Perda yang diajukan selesai dibahas dan disahkan. Jangan sampai ditunda. Karena saat mengusulkan Perwal juga butuh proses. Mulai dari pembahasan draf Perwal di OPD masing-masing, baru diusulkan ke Bagian Hukum dan dikaji, setelah dinilai sesuai, diusulkan ke Asisten Setda, lalu ke Sekretaris Daerah (Sekda). Setelah itu, baru diajukan ke Walikota untuk ditandatangani.

“Kedepan kita berharap, tidak ada lagi Perda yang sudah kita sahkan tidak segera ditindaklanjuti,” harapnya.

Sementara itu sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani mengaku sudah mengingatkan masing-masing kepala OPD di lingkungan Pemkot Kota Lubuklinggau, untuk segera mengusulkan Perwal untuk Perda yang belum ditindaklanjuti.

“Insya Allah sesuai harapan DPRD, semua Perda yang sudah disahkan segera kita tindak lanjuti. Begitupun kedepannya,” tegas Rahman Sani. (13)

Rekomendasi Berita