oleh

OPD Diingatkan Jangan Lengah

Capai Target PAD

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Musi Rawas, Alamsyah A Manan menegaskan kalau estimasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam APBD tahun 2018 yang mengalami penurunan sebesar Rp 58.523.698.857 atau sebesar 32,44 %, masih rasional.

“Setelah mendengarkan penjelasan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), memang ada beberapa pertimbangan yang akhirnya diputuskan estimasi target PAD kita menurun. Seperti, ada beberapa sumber PAD yang sudah dimungkinkan tidak akan tercapai target, salah satunya PAD dari BPHTB. Kemudian ada beberapa yang regulasinya, masih belum diatur atau dalam pembahasan. Makanya, kita menilai masih rasional,” ungkap Alamsyah A Manan, Senin (27/11).

Menurut politisi Partai Demokrat ini, rasional jika diturunkan targetnya dibandingkan target ditingkatkan, namun realisasinya tidak tercapai.

“Namun untuk seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jangan putus asa dan lengah. Jangan karena target diturunkan, menjadi lemah,” tegasnya.

Komisi III terus mengingatkan masing-masing Kepala OPD, untuk terus gali potensi-potensi PAD lainnya.

“Masih banyak potensi PAD yang bisa digali. Asalkan mau dan serius. Kalaupun ada potensi PAD yang memungkinkan, bisa kita tambah di APBD-P 2018, dan kita tindak lanjuti dengan regulasinya,” tegasnya kembali.

Selain itu, target PAD yang ditetapkan di APBD 2018 juga harus terealisasi dengan maksimal.

“Karena target sudah turun dari target sebelumnya. Aneh kalau target sudah kita rasionalkan, namun belum juga terealisasi dengan maksimal. Ini tugasnya pemerintah, jangan sampai PAD tidak tercapai target,” jelasnya.

Khususnya untuk Badan Pendapatan Daerah dan retribusi.

“Mereka yang harusnya memaksimalkan, bagaimana agar PAD kita bisa tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan,” tambahnya.

Sebelumnya, saat penyampaian nota keuangan serta Raperda APBD 2018, dijelaskan kalau RAPBD tahun anggaran 2018 untuk pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 1.697.033.491.928. Terdapat kenaikan sebesar Rp 71.551.617.797,91 atau 4,4% dibandingkan dengan anggaran sebelumnya Rp 1.625.481.874.130. Sementara estimasi target PAD direncanakan sebesar Rp 121. 862. 955.098. Terdapat penurunan sebesar Rp 58.523.698.857 atau sebesar 32,44 %.

Untuk sektor pajak daerah mengalami peningkatan sebesar Rp 5.934.488.00. Sementara untuk retribusi daerah mengalami penurunan sebesar Rp 896.125.000 atau 17,68 %. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita