oleh

Ono Edarkan Narkoba dari Dalam Lapas

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mura di-backup perwakilan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan BNN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meringkus Haryono alias Ono (40), Jumat (11/5).

Warga Desa Mangan Jaya, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Mura diduga bandar narkoba yang mengendalikan peredaran narkoba wilayah hukum Kabupaten Mura, Lubuklinggau dan Muratara dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Penangkapan yang terjadi pukul 22.00 WIB itu berhasil dilakukan setelah tiga minggu tim BNN melakukan penyelidikan. Ono merupakan Narapidana (Napi) di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkotika Lubuklinggau dan sudah menjadi Target Operasi (TO) BNN Kabupaten Mura dan BNNP Sumsel.

Diringkusnya tersangka berdasarkan pengembangan perkara dari tertangkapnya dua kurir penerima Barang Bukti (BB) yakni OJ dan FI yang diduga suruhan Ono di pelabuhan Boom Baru Kota Palembang, Rabu 9 Mei 2018 lalu oleh BNNP Sumsel.

Kepala BNN Kabupaten Mura, Hendra Amoer mengatakan penangkapan tersangka berjalan tanpa kendala.

“Semula kita melakukan penyelidikan selama tiga minggu ditambah keterangan informasi dua tersangka diringkus OJ dan FI. Kedua pengedar yang ditangkap di Boom Baru itu yang mengendalikan jual beli narkoba ini Ono. Maka diringkuslah Ono di dalam Lapas Narkotika Kota Lubuklinggau,” kata Hendra Amoer.

Hendra menjelaskan, tersangka Ono masuk dalam kategori bandar narkoba kelas kakap karena tidak hanya berperan mengedarkan narkoba jenis sabu. Melainkan narkoba jenis lainnya seperti pil ekstasi.

“Sebenarnya, Ono ini memang sudah menjadi target kita sejak lama sebab omzet dari hasil narkoba cukup lumayan yakni miliaran. Artinya, di sini kita tidak main-main dan berkomitmen memberantas peredaran narkoba,” ucap Hendra.(03)

Rekomendasi Berita