oleh

Oknum Warga Kedapatan Setrum Ikan

MUSI RAWAS – Tim Gabungan Sat Reskrim Polsek Rawas Ilir dan Pemerintah Kecamatan Rawas Ilir mengamankan barang bukti hasil penangkapan ikan ilegal, Jumat (2/8) pukul 03.00 WIB. Saat patroli Tim Gabungan, menemukan alat penyetrum ikan dan racun ikan.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Afrinaldi mengungkapkan mendapati adanya penangkapan ikan yang tidak layak yang menyebabkan pencemaran lingkungan.

“Kamis 1 Agustus 2019 pukul 17.00 WIB pihak Kapolsek telah koordinasi dengan Camat dan Kasi Kesos Kecamatan Rawas Ilir terkait dengan rencana pelaksanaan patroli sungai antisipasi penyetruman di wilayah hukum Rawas Ilir,” terang Kapolsek, Sabtu (3/8).

Kemudian Jumat dini hari, mereka melakukan patroli di pinggiran Sungai Rawas menyusuri Desa Beringin Makmur II, Desa Beringin Makmur I dan Kelurahan Bintel.

“Pada saat dilakukannya patroli, di Desa Beringin Makmur I, sekitar pukul 04.00 WIB, petugas melihat tiga orang yang diantaranya satu sopir ketek dan dua penumpang sedang menurunkan ikan di pondok rakit milik Romi, ketika petugas mendekati, tiga tersangka langsung melarikan diri,” terang Afrinaldi.

Petugas yang curiga langsung melakukan tindakan pengejaran namun ketiga tersangka berhasil meloloskan diri. Sedangkan barang bukti satu bos ikan sekitar 15 Kg dan satu ikatan berisi 10 ekor ikan troman dan gabus dengan berat tiga kg berhasil diamankan untuk dijadikan barang bukti.

“Ketika petugas menginterogasi Romi, ia tidak mengetahui para tersangka yang melarikan diri, ia hanya sedang duduk melihat para tersangka menurunkan ikan,” jelasnya.

Hingga saat ini petugas dan pihak dari kecamatan akan rutin mengawasi. Dan tak segan menindak penangkap ikan secara illegal. Sebab penyetruman bisa merusak habitat air sungai. (yan)

Rekomendasi Berita