oleh

Oknum ‘Portal Siluman’ Mintai Uang Pengendara

Di Desa Semeteh Sampai Simpang Karang Dapo

LINGGAU POS ONLINE, MUARA LAKITAN – Pengguna jalan mengeluhkan ulah oknum. Pasalnya di sejumlah titik mulai dari Desa Semeteh hingga Simpang Karang Dapo muncul ‘portal siluman’ diduga oknum yang meminta sejumlah uang pada setiap pengendara yang lewat.

Sumber koran ini berinisial BB (45) mengaku diminta sejumlah uang oleh oknum terdiri dari dua sampai tiga orang. Mereka menghadang kendaraan akan lewat dari Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan. Minta uang dengan mengancam. Akibat perbuatan oknum ini membuat pengendara menjadi resah, tapi tidak berdaya terpaksa memberikan uang pada oknum.

“Modus yang dipakai oknum dengan portal siluman ini menghadang setiap kendaraan yang lewat. Mereka mengancam jika tak diberikan uang. Kalau kita melalui sampai empat titik bisa-bisa keluar uang sampai Rp 300 ribu,” keluh BB yang meminta identitas dirinya disamarkan, demi keamanan, Senin (20/11).

BB meneruskan para pengendara mobil maklum atas ulah oknum tersebut, tapi tidak terima kala dimintai uang.

“Ini namanya pungli pak. Kami tak bisa berbuat apa-apa. Mereka itu ada di sana tapi sambil bersembunyi di pinggir jalan, jika ada kendaraan lewat mereka muncul dan meminta uang pada kami. Ya, terpaksa kita kasih karena mereka mengancam. Di sana ada empat tempat yang mereka tunggui, layaknya seperti portal saja, tapi ini portal siluman yang bisa meminta uang,” ungkap BB yang kesal.

Karena tidak ada tindakan dari aparat kepolisian. Ia minta pihak Polsek patroli, agar pengendara menjadi nyaman saat melintasi jalan tersebut.

Pengendara lainnya berinisial BW membenarkan oknum portal siluman tersebut.

“Mereka itu menghadang mobil yang lewat, dan terpaksa kami memberikannya,” keluhnya.

Sama dengan BB, ia pun minta polisi menindak. Sebab merugikan para pengendara mobil.

Secara terpisah, Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Pambudi melalui Kaposlek Muara Lakitan, AKP Nasharudin mengaku belum tahu dugaan oknum melakukan portal meminta setoran ataupun Pungutan Liar (Pungli) jalan di seputaran Desa Semete di Kecamatan Muara Lakitan.

“Belum, saya belum mengetahui adanya permotalan yang dilakukan oknum dengan meminta setoran (Pungli),” kata Nasharudin dihubungi, kemarin.

Nasharudin menjelaskan, pastinya kalau memang ada setidaknya ada warga ataupun korban yang melapor sehingga bisa kami tindak lanjuti hal tersebut apakah memang benar adanya pemortalan itu.

“Jadi apabila ada warga ataupun korban memang ada mengalami atau ditagih setoran saat melintas, silakan melapor pastinya akan kami tindak lanjuti,” jelas kapolsek.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kepada warga kiranya jangan takut-takut untuk melapor kepada aparat keamanan karena akan dilindungi kami dan hukum berlaku.

“Setidaknya apabila ada laporan maka kami akan melakukan penyelidikan kebenarannya, namun kembali lagi laporan tersebut harus kuat ada bukti serta saksi,” tutupnya.(01/ 16)

Komentar

Rekomendasi Berita