oleh

Oknum Pengawas SPBU Tonjok Sopir Tangki

LINGGAU POS ONLINE, TUGUMULYO – Selisih paham membuat Juliansyah (24) pengawas SPBU Tugumulyo berurusan dengan hukum. Lantaran tersangka diduga menganiaya Agus Yanto (48). Seorang sopir tangki Pertamina sekitar pukul 08.30 WIB, Senin (9/4).

Penganiayaan itu membuat korban mengalami luka robek di bagian kuping dan memar di dada bagian kiri diduga ditinju, dan ditendang tersangka. Tidak terima atas perbuatan tersangka, korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tugumulyo.

Akhirnya tersangka yang berasal dari Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan harus mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Tugumulyo, sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa (10/4).

Informasi didapatkan, bermula saat Agus bersama temannya Taufik Sembiring karyawan PT Pertamina berselisih paham dengan Juliansyah. Akibat selisih paham tersebut membuat Juliansyah emosi dan langsung meninju serta menendang Agus.

Sehingga Agus mengalami luka robek di bagian kuping dan memar di dada bagian kiri. Tidak terima atas perbuatan pelaku, korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tugumulyo.

Dari laporan Agus, sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa (1/4), polisi bermaksud melakukan penangkapan terhadap Juliansyah di tempatnya bekerja di SPBU Tugumulyo. Namun tidak membuahkan hasil karena Juliansyah belum datang atau masuk bekerja.

Dalam kesempatan itu, polisi menyampaikan pesan kepada pegawai SPBU Tugumulyo yang ada di lokasi agar Juli menyerahkan diri. Sekitar pukul 11.00 WIB, Juliansyah datang ke Polsek Tugumulyo untuk menyerahkan diri.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Dedi Purma Jaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penganiayaan, namun tersangkanya sudah diamankan karena menyerahkan diri.

“Tersangka, kami jerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman minimal 2 tahun penjara,” ucap Dedi Purma Jaya.(03)

Rekomendasi Berita