oleh

Oknum Pejabat Muratara Diciduk

Kapolda Sumsel: Memang Benar Ada OTT

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Masyarakat Kota Lubuk Linggau dihebohkan beredarnya informasi pejabat Muratara yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh pihak Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Informasi itu jadi pembicaraan hangat di Rumah Makan (RM) Pagi Sore Kota Lubuklinggau.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara dan rata-rata pejabat yang sempat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui informasi yang berkembang tersebut.

Informasi yang beredar penangkapan dilakukan di Jalan Lintas Sumatera, Lubuklinggau-Muratara, Selasa (14/11) sekitar pukul 19.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Namun saat koran ini mendatangi RM Pagi Sore di Kota Lubuklinggau, sekitar pukul 20.22 WIB, hanya menemukan satu kendaraan dinas, BG 13 HZ yang belum diketahui pemiliknya.

Hasan warga yang sempat ditemui di sekitar RM Pagi Sore, menuturkan awalnya mereka tidak mengetahui jika ada pejabat yang diamankan oleh Polda Sumsel, di rumah makan tersebut.

Namun mereka sempat melihat, memang ada seorang warga yang informasinya merupakan pejabat asal Muratara, yang diamankan dan dibawa ke dalam mobil warna hitam.

“Yang bawa polisi, tidak tahu siapa. Tapi informasinya pejabat Muratara. Mungkin itu yang kena OTT,” katanya.

Informasi di himpun, ada beberapa versi mengenai penangkapan yang dilakukan Polda Sumsel tersebut.

Versi pertama menyatakan, jika oknum pejabat yang dibawa oleh pihak Polda Sumsel diduga merupakan Ardi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Muratara. Versi ke dua merupakan pejabat yang bertugas di DPU Perkim, Muratara. Hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai informasi penangkapan tersebut, bahkan sejumlah pejabat Muratara, Sekda Muratara H Abdulah Matcik hingga saat ini belum bisa dihubungi.

Begitu juga dengan Kepala DPU BM Muratara, Junius Wahyudi maupun Kepala DPU Perkim Muratara, Yan Tulak.

Sementara itu, Kepala BKP-SDM Muratara, Sudartoni saat dikonfirmasi sempat menjawab, jika pihaknya belum mengetahui informasi yang beredar. Dia mengatakan, saat ini masih berada di luar daerah dan akan mencari informasi yang beredar.

“Nah, kalau itu kita belum tahu. Itu kejadiannya di mana dan siapa yang diamankan. Nanti kami cari dulu informasinya, karena saat ini saya sedang dinas luar daerah,” timpalnya.

Kepala BKP-SDM meminta kepada wartawan agar mengonfirmasi informasi ini ke Sekretaris BKP-SDM, “Coba tanya sekretaris saya Arahap, dia pasti tahu karena berada di Muratara. Jika informasi ini benar. Saya akan cek, kebetulan besok kami ada jadwal ke Palembang,” tutupnya.

Sejumlah wartawan sempat berkumpul di Polres Lubuklinggau, lantaran mendapatkan informasi tersangka akan di titipkan sementara di Polres Lubuklinggau. Dan sejumlah aparat dari Polda Sumsel, juga sempat dikabarkan akan melakukan sejumlah penggeledahan di salah satu kantor instansi di Muratara.

Namun hingga pukul 22.43 WIB, kondisi di Polres Lubuklinggau cukup kondusif dan tidak didapati anggota Polda Sumsel, yang melakukan proses pemeriksaan. Bahkan informasi yang beredar, tersangka dan sejumlah barang bukti langsung diamankan ke Polda Sumsel.

Terpisah, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara kepada Sumatera Ekspres membenarkan adanya OTT itu.

“Iya ada (OTT di Muratara). Untuk datanya saya belum tahu lengkap. Coba tanya sama Dirreskrimsus saja yang lebih tahu,” ungkapnya.(cj13/wly/Sumeks)

Komentar

Rekomendasi Berita