oleh

Oknum Operator SPBU Muara Kelingi Disanksi

LINGGAU POS ONLINE – Manager SPBU Kelingi, Holison menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan sanksi tegas kepada oknum operator yang melanggar. Menurut Holison, ada dua kesalahan operator yaitu melakukan pembiaran pelanggan menggunakan pompa, dan pembelian solar menggunakan tangki modifikasi.

Holison menambahkan sebelumnya juga ada operator yang diberi sanksi pemecatan karena melakukan pelanggaran serupa.

“Sudah sering diperintah, bahwa semua harus berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Meskipun ada unsur kedekatan dengan pelanggan tidak boleh ada pelanggan yang menggunakan pompa sendiri, apalagi ini pembelian menggunakan tangki modifikasi,” tegas Holison.

Ditambahkan Holison, kali ini ia mengakui kecolongan dalam pengawasan stafnya.

Perlu diketahui SPBU Kelingi menjual empat jenis produk PT Pertamina, seperti solar, dexlite, pertamax dan pertalite.

“Untuk solar berdasarkan permintaan dengan PT Pertamina 8 Kilo Liter (KL) per harinya, dan selalu habis setiap harinya,” ungkap Holison.

Sementara itu Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI) Musi Rawas, Lubuklinggau Muratara, Dedi Irawan membenarkan jelas terjadi pelanggaran penjualan menggunakan tangki modifikasi. Apalagi sampai pelanggan mengisi tangki memegang nozzle sendiri.

“Solar BBM jenis subsidi, penjualannyapun ada aturan pembelianpun biasanya dibatasi, ini ada SPBU yang melayani pembelian dengan tangki modifikasi. Seharusnya jadi bahan PT Pertamina untuk memberikan sanksi,” ungkap Dedi.

Terpisah Pengurus Hiswana Migas Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara, Winasta Ayu Duri mengatakan ada aturan khusus konsumen yang bisa membeli solar subsidi.

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No.191 Tahun 2014,  pengguna BBM tertentu termasuk solar subsidi hanya ditujukan bagi rumah tangga, usaha mikro, usaha pertanian, usaha perikanan, transportasi, dan pelayanan umum. Jadi kendaraan industri, kendaraan modifikasi untuk dijual lagi, mobil dinas tidak masuk dalam kategori bisa dilayani sesuai Perpres tersebut.

Mereka yang tidak berhak memakai solar subsidi disarankan menggunakan solar non subsidi yakni Dexlite.

Laporan Peny Anggraini/Sulis

Rekomendasi Berita