oleh

Oknum ASN Otak Pembobolan Sekolah

LUBUKLINGGAU – Petugas Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Timur mengungkap komplotan pembobol SMPN 5 Lubuklinggau. Tiga dari empat tersangka berhasil diamankan. Otak pelaku pembobolan tersebut, oknum ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) bernama Ferri Diansa (38) warga Jalan Rinjani RT.8 Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Dua tersangka lainnya, Dadang Mulyana (22) warga Jalan Rinjani RT.8 Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II dan Mikail alias Mail (20) yang diinformasikan adalah anak penjaga SMPN 5 Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Diaz Oktora menjelaskan terungkapnya kasus ini, bermula pihaknya mendapatkan laporan dari pihak SMPN 5 Lubuklinggau.

“Guru SMPN 5 Lubuklinggau, Suprianti melaporkan adanya pencurian di sekolah, pada Sabtu (5/1),” jelas Kapolsek.

Barang-barang yang hilang cukup banyak, empat pintu terali besi, 20 jendela terali besi, buku-buku, 20 kursi plastik, dua lemari kayu, empat meja komputer, kabel 5 meter, tali tambang 40 meter, dan satu etalase. Sehingga SMPN 5 menanggung rugi sampai ratusan juta.

“Mereka melakukan pencurian selama lima hari berturut-turut. Sehingga banyak barang yang mereka ambil. Modusnya, merusak dan membongkar ruangan laboratorium, gudang dan musala dengan menggunakan martil dan pisau,” jelas mantan Kapolsek Lubuklinggau Utara ini.

Dijelaskan Kapolsek, berdasarkan laporan dari pihak sekolah, Tim Buser Polsek Lubuklinggau Timur dipimpin Ipda Farizal Alamsyah pihaknya melakukan penyelidikan.

“Awalnya kami menangkap tersangka Dadang Mulyana di jalan, Selasa (5/2) sekitar pukul 11.00 WIB,” jelasnya.

Dari pengakuan Dadang, diketahui bahwa otak pencurian tersebut adalah Ferri dan melibatkan anak penjaga sekolah.

“Dua jam kemudian kami menangkap Ferri di rumahnya, yakni sekitar pukul 13.00 WIB. Tersangka Ferri mengaku adalah ASN di Pemkab Muratara,” tambah Kapolsek.

Sekitar pukul 14.00 WIB, petugas juga menangkap Mikail alias Mail, di perumahan SMPN 5 Lubuklinggau.

“Dia adalah anak penjaga sekolah. Sementara satu tersangka lagi, masih dalam pengejaran,” tambah Kapolsek.

Dari keterangan para tersangka, diakui Kapolsek, sebelum pencurian, yakni Sabtu (5/1) sekitar pukul 21.00 WIB, mereka berempat merencanakan melakukan pencurian. Setelah melakukan aksi tersebut, dan barang hasil curian dijual. Uang penjualan barang dibagi-bagi dan telah habis dibelanjakan.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil mendapatkan barang bukti, yakni 15 kursi plastik, satu etalase, dua tali tambang, satu meja komputer dan satu meja kaca. (end)

Rekomendasi Berita