oleh

Oknum ASN Ditangkap BNN

Diduga Edarkan Narkoba

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau, berhasil menangkap salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) inisial F karena diduga terlibat dengan penyalahgunaan narkoba. Bahkan pria ini dikabarkan juga pengedar Narkoba sehingga diamankan petugas BNN Kota Lubuklinggau, Selasa (8/5) sekitar pukul 15.00 WIB.

Setelah diamankan, F langsung dibawa ke ruangan tahanan kantor BNN Kota Lubuklinggau, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Saat ini diduga ASN ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, apakah memang terlibat dengan penyalahgunaan narkoba atau tidak.

Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Edy Nugroho melalui Kasi Pemberantasan, AKP Sukirman saat ditemui membenarkan pihaknya menangkap salah seorang ASN bertugas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau.

“Ada tapi masih dalam pengembangan,” akunya.

Namun Sukirman tidak bersedia menyebutkan lokasi penangkapan dengan alasan masih dalam pengembangan.

“Nanti masih dalam pengembangan,” kilahnya.

Sementara itu Sekda Kota Lubuklinggau, HA Rahman Sani ketika akan dikonfirmasi melalui ponselnya 08127339XXX tidak dijawab.

Inspektur Kota Lubuklinggau, H Badarudin saat dikonfirmasi mengatakan kalau memang ASN terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba baik pemakai maupun pengedar pasti diproses kalau memang benar-benar terbukti fakta.

Ditanya apakah akan dilakukan pemecatan? “Mengenai hal itu, kita lihat dulu sejauh mana oknum tersebut terlibat ataupun kesalahannya,” jawab Badarudin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), H Surya Darma saat dimintai tanggapan tentang informasi tersebut mengatakan, kalau memang benar ada ASN Pemkot Lubuklinggau ditangkap BNN karena diduga terlibat penyalahgunaan Narkoba. Pasalnya Dispora maupun BNN Kota Lubuklinggau gencar melakukan sosialisasi anti Narkoba.

“Dispora sudah melaksanakan sosialisasi di delapan kecamatan dalam wilayah Kota Lubuklinggau. Kok masih ada oknum ASN menyalahgunakan Narkoba karena kita sudah sosialisasi,” jelasnya.

Menurut Surya Darma dalam sosialisasi dijelaskan bagi masyarakat maupun oknum pegawai menyalahgunakan Narkoba dilakukan rehab. Sedangkan bagi pengedar ditekankan berhenti.

“Terhadap pemakai kita utamakan rehab melalui BNN Kota Lubuklinggau dan tidak dipidana. Bagi pengedar kita ingatkan berhentilah sebelum ditangkap. Kalau sudah berurusan dengan hukum akan menyusahkan diri sendiri dan keluarga,” jelasnya.

Untuk menekan penyalahgunaan Narkoba dan peredarannya, Pemkot Lubuklinggau bekerja sama dengan BNN Kota Lubuklinggau, Polres Lubuklinggau, kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lubuklinggau.

“Alhamdulillah antusias masyarakat mengikuti sosialisasi cukup tinggi,” ucapnya. (03/05)

Rekomendasi Berita