oleh

Objek Wisata di Taba Remanik Jadi Primadona

LINGGAU POS ONLINE – MUSI RAWAS – Desa Taba Remanik, Kecamatan Selangit sebagai daerah tujuan wisata di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Selain kaya dengan beragam budaya dan adat istiadatnya yang unik, juga menyimpan sejuta keindahan panorama alam.

Salah satunya adalah Air Terjun Curug Tinggi, yang kini menjadi objek wisata primadona baru selalu ramai dikunjungi wisatawan setiap Minggu. Namun, air terjun ini tidak hanya Curug Tinggi saja, tetapi masih banyak air terjun lainnya seperti Air Terjun Maloco, Curug 12 dan beberapa anak Curug lainnya.

Lokasi air terjun itu jaraknya berbeda-beda berkisar 15 menit hingga setengah jam menggunakan sepeda motor. Untuk sampai ke air terjun ini, pengunjung terlebih dahulu melewati jalan setapak yang hanya bisa dilewati sepeda motor saja.

Setiap hari libur, seperti Minggu sejumlah pengunjung sengaja mengajak keluarga atau pasangan mereka untuk menikmati pesona air terjun di lokasi ini.

Yermi (29), salah satu pengunjung Air Terjun Curug Tinggi mengatakan lokasi air terjun ini sangat cocok untuk tempat rekreasi dan liburan bersama keluarga. Tempatnya sangat indah, asri dan aman. Selain menikmati air terjun wisatawan juga bisa menikmati udara sejuk di lokasi ini.

Tak heran jika para wisatawan bisa betah berlama-lama di lokasi ini, karena keindahan suasana alamnya yang sejuk dan memukau pandangan mata.

“Tempatnya asri indah. Panorama alamnya cantik dan airnya jernih,” kata Yermia kepada koran ini, Minggu (21/7).

Pengunjung lainnya, Eni (30) mengungkapkan air terjun ini sangat indah juga memiliki keunikan tersendiri karena dikelilingi pepohonan hijau yang asri dan natural.

“Sayangnya belum dikelola dengan baik menjadi potensi wisata andalan Kabupaten Mura,” ucapnya.

Kepala Desa (Kades) Taba Remanik, Jamil mengatakan keberadaan air terjun di desanya mulai jadi sasaran masyarakat berlibur. Dan hampir setiap hari dikunjungi.

Pesona dan udara yang sejuk, merupakan satu satunya yang bisa menghilangkan lelah ketika berada di sekitar air terjun tersebut.

“Jika pengunjung mau berlibur ke sini dijamin tidak akan kecewa atas keindahannya, dan masuknya pun gratis hanya membayar parkir saja,” kata Jamil.

Menurut Jamil, air terjun tersebut mulai ramai dikunjungi wisatawan sejak dua tahun terakhir. Karena akses kendaraan sudah ada, dan bisa menggunakan sepeda motor.

“Ya, kalau dulu pengunjung berjalan kaki. Guna memajukan desa kita, maka kita berusaha memajukan wisata ini dengan membangun jalan setapak, dan alhamdulillah sejak bisa dilalui sepeda motor hampir setiap hari wisata ini dikunjungi,” jelasnya.

Dirinya berharap, semua pihak bisa bersatu untuk memajukan wisata ini. Sehingga bisa menjadi wisata andalan di Kabupaten Mura. (dlt)

Rekomendasi Berita