oleh

Objek Wisata di Musi Rawas Kembali Dibuka

LINGGAUPOS.CO.ID- Setelah ditutup selama libur hari Raya Idul Fitri terhitung H-3 hingga H+3, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musi Rawas (Mura) memperbolehkan seluruh sektor objek wisata di Kabupaten Mura kembali dibuka.

Terhitung Selasa (18/5/2021) seluruh destinasi wisata dibuka, setelah sebelumnya ditutup mulai H-3 hingga H+3 perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah. Hal ini disampaikan langsung Kepala Disbudpar Mura, Syamsul Joko Karyono.

Syamsul menjelaskan kendati sudah diperbolehkan buka sambung dia, namun setiap pengelola harus memberlakukan protokol kesehatan Covid19 dengan ketat, mulai dari mewajibkan pengunjung menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun sebelum masuk dan menjaga jarak atau tidak menimbulkan kerumunan.

“Objek wisata sudah boleh buka, tapi tetap prokes Covid19 harus benar-benar diterapkan, tanpa toleransi. Mengingat saat ini masih pandemi Covid19 dan kasus di Kabupaten Mura terus meningkat. Sehingga penting menerapkan prokes Covid19,” tegasnya.

Dia menambahkan, penutupan objek wisata di Kabupaten Mura sendiri berdasarkan hasil rapat dan kesepakatan bersama seluruh lintas sektor, yang kemudian ditindaklanjuti dengan surat edaran (SE) Bupati Mura, dengan harapan dapat mencegah kerumunan dan menimbulkan klaster baru penularan Covid19.

“Untuk diketahui, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mura, situasi perkembangan Covid19 di Kabupaten Mura hingga per 17 Mei 2021, untuk kasus konfirmasi positif Covid19 sudah mencapai 608 kasus, dengan sebanyak 530 kasus sembuh, 31 kasus meninggal dunia dan 47 orang sedang menjalani isolasi dengan rincian 45 orang isolasi mandiri dan dua orang menjalani isolasi di rumah sakit,”ungkapnya.

Sedangkan untuk zonasi desa Covid-19. Hingga saat ini satu desa dalam zona merah yakni Desa Margoyoso Kecamatan Jayaloka. Kemudian kriteria zona orange, diantaranya Kelurahan Talang Ubi, Kelurahan Megang Sakti I dan Desa Campur Sari Kecamatan Megang Sakti. Selanjutnya, kriteria zona kuning 15 Desa dan zona hijau sebanyak 180 Desa/Kelurahan.(*)

Rekomendasi Berita