oleh

Novel Bersedia Untuk Diperiksa

JAKARTA – Novel Baswedan akhirnya siap diperiksa. Ini setelah adanya komunikasi dengan antara tim gabungan dengan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna mengungap siapa dalang dibalik kasus yang menimpa penyidik komisi antirasuah itu.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengakui, dari intensitas komunikasi dengan tim gabungan ditemui kesepakatan untuk menyelesaikan kasus yang mendera Novel Baswedan. Sudah, sudah komunikasi. Dan Novel juga bersedia untuk diperiksa. Soal waktunya belum diputuskan. Karena tim gabungan juga sedang ini menunggu kapan Novel siap, terangnya, kemarin (18/1).

Ditambahkan Agus, dari kejadian Novel, diyakini ada pihak-pihak yang menggerakan. “Ada aktor intelektualnya, dan ada orang-orang yang bermain di lapangan. Maka dengan adanya tim gabungan ini, semua pihak diharapkan bisa bekerja sama,” terangnya.

Semua pihak. lanjut dia, harus bekerjasama agar kasus tersebut bisa segera terungkap. Sehingga, pelaku lapangan dan aktor intelektualnya bisa ditemukan. “Ini penting keterbukaan semua pihak,” ujarnya.

Hingga saat ini diketahui bahwa Polri lebih maju dalam upaya mengungkap kasus penyiraman terhadap Novel. Rekomendasi Komnas HAM terhadap Polri dijalankan. Tapi, sayangnya rekomendasi Komnas HAM terhadap KPK untuk menerapkan obstruction of justice (OJ) belum juga dijalankan.

Terpisah, Kadivhumas Polri Irjen M. Iqbal menegaskan, institusinya ingin sekali kasus ini segera terungkap. Sayangnya, soal OJ yang tidak dijalankan KPK. “Tentunya itu urusan dari KPK. Ya kami hanya mengurus soal rekomendasi terhadap Polri,” ujarnya.

Ditambahkan Iqbal, ada beberapa substansi yang harus dibedah dari kasus ini. Pertama menganalisa ulang barang bukti yang didapatkan Polda Metro Jaya. Sementara yang kedua, memeriksa Novel Baswedan. “Ya, memang belum sekali pun diperiksa terkait kasus yang menimpanya,” ungkapnya.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menambahkan, ada beberapa barang bukti yang harus ditelaah lagi, salah satunya sketsa wajah. “Ini harus dianalisa, termasuk keterangan-keterangan saksi. Ya memang ini bukan bukan hal mudah. Harus cermat dalam pencocokannya,” timpalnya.

Ditambahkan, dengan kesanggupan Novel untuk dimintai keterangan, tentu akan mempermudah bagi tim gabungan untuk mencari siapa pelakunya. “Ini langkah maju ya, kami juga ingin segera tuntas,” timpalnya. (fin/ful)

Rekomendasi Berita