oleh

Nikah Siri Mencuat Saat Muncul Masalah

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Rejang Lebong, Tasri, enggan berkomentar soal pembunuhan sadis dilakukan Mr (36) warga kelurahan Dusun Curup Kecamatan Curup Utara terhadap Eka Mia Kurnia (35) warga Jalan Sukowati Kelurahan Talang Rimbo, Lama, Kecamatan Curup Tengah, Rabu (15/11) sekitar pukul 21.30 WIB diduga istri siri pelaku.

Tapi ia mengungkapkan, soal pernikahan Sirih memang sah secara agama, namun tidak sah secara kenegaraan. Menurut Tasri, saat diwawancara Jumat (17) menjelaskan, nikah siri susah dipantau. Sebab, nikah siri bisa dibilang nikah diam-diam.

Namun, katanya, baru bisa terungkap saat terjadi percekcokan antara kedua belah pihak.

“Nikah siri memang susah dipantau, namun mencuat saat terjadi permasalahan, seperti terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pembagian warisan dan permasalahan lainnya,” katanya.

Ia menyarankan pada masyarakat tidak melakukan nikah siri. Namun nikah dan terdaftar dalam kenegaraan. Sebab, katanya, nikah siri bisa merugikan kedua belah pihak termasuk keturunan.

“Contoh, nanti kalau ada anak, bagaimana anak membuat akta kelahiran, sebab orang tua mereka tidak terdaftar dalam pernikahan, kita terus sosialisasikan pada masyarakat agar secara syah dan terdaftar,” jelasnya.

Ia menyampaikan, nikah siri selain susah untuk dipantau juga tidak terdaftar di Kemenag Rejang Lebong.

“Kalau nikah sirih tentu tidak terdaftar,” tambahnya.

Terpisah, Ketua DPRD Rejang Lebong M Ali saat dimintai tanggapan soal pembunuhan sadis terhadap istri siri dan anak dalam kandungan meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya. Sebab, apapun sebabnya pembunuhan dilakukan secara sadis.

“Apalagi pelakunya informasinya sudah membawa dua Sajam, saya harap bisa dihukum seberatnya,” kata Ali.

Dibagian lain, soal kasus pembunuhan sadis lainnya di kawasan Desa Tebat Pulau Kecamatan Bermani Ulu juga menyebabkan dua orang kehilangan nyawa dalam pondok, Ali mengaku polisi sudah maksimal dalam melakukan pengungkapan terhadap pelakunya dan diharapkan pelaku bisa segera tertangkap.

Untuk diketahui, pembunuhan sadis diduga dilakukan suami siri dari korban tewas Eka Mia Kurnia (35) bersama anak dalam kandungannya warga Jalan Sukowati Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah terjadi Rabu (15/11) sekitar pukul 21.30WIB.

Korban dibunuh secara kejam oleh Mr (36) dengan cara ditusuk berkali-kali di bagian perut dan sekitarnya menggunakan senjata tajam. Selang kurang lebih 5 jam, pelaku berhasil diamankan jajaran Polres Rejang Lebong berada di sekitar persawahan kelurahan Dusun Curup Kecamatan Curup Utara. Saat ini, Mr sudah diamankan di Polres Rejang Lebong bersama barang bukti dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita