oleh

Niat Menolong, IRT di Lubuklinggau Malah Kena Todong

Motor Dijual, Uang untuk Beli Narkoba dan Judi

LINGGAUPOS.CO.ID- Seorang ibu rumah tangga ini benar-benar naas. Namanya Mira Damayanti (21), Warga Jln H Matnur RT 01, Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumsel.

Niat Mira yang ingin menolong, malah jadi korban penodongan (pencurian dengan kekerasan). Dia harus kehilangan sepeda motor kesayangannya.

Ceritanya lengkapnya begini. Jumat (4/6), sekitar pukul 14.20 WIB, Mira sudah selesai belanja sayuran di pasar, dan bermaksud ingin pulang ke rumahnya, dengan mengendarai sepeda motor.

Di perjalanan pulang, tepatnya di depan toko manisan “Kus” di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Mira bertemu salah satu pelaku. Saat itu pula motor Mira dihentikan.

Dengan modus memelas, pelaku meminta tolong dengan korban Mira, untuk diantarkan pulang. Alasannya karena mau pulang tapi tidak punya uang.

Karena merasa ingin menolong, korban selanjutnya menuruti kehendak pelaku. Sepeda motor dibawa oleh pelaku, sedangkan korban diboncengi.

Saat tiba di Jalan Cekdam, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, pelaku berhenti dan meminta korban turun. Disana sudah menunggu satu orang rekan pelaku.

Dilokasi itulah, salah satu pelaku menari HP, yang digenggam korban, serta berupaya merampas cincin emas yang ada dijari korban.

Untuknya korban masih bisa mempertahankan barang miliknya berupa emas dan HP. Namun naasnya sepeda motor korban berhasil dikuasi oleh pelaku. Seketika pelaku lalu tancap gas membawa sepeda motor korban.

Peristiwa yang dialami Mira, dilaporkan ke Polsek Lubuklinggau Barat, Sabtu (6/6), sekitar pukul 09. Wib. Laporan Polisi Nomor : LP / B-  67 / VI/ 2021 / SUMSEL / RES LLG / SEK LLG Barat, tanggal 05 Juni 2021.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, AKP Luhut Situmorang menjelaskan setelah menerima laporan pihaknya langsung bergerak, mencari keberadaan pelaku.

“Tak menunggu lama, hanya hitungan jam, identitas dan keberadaan pelaku sudah kita diketahui,” kata Luhut.

Diketahui para pelaku adalah Budi Kusuma alias Budi (25), warga Jalan Yos Sudarso RT 06, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, dan Muhammad Salim alias Salim (20), warga Jalan Puskesmas RT 03, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau.

Lanjut AKP Luhut, Sabtu (5/6/2021), sekitar pukul 11.30 WIB, didapat informasi yg dapat dipercaya bahwa tersangka Budi berada di Simpang Lampu Merah/Persimpangan Empat, Jalan Kenanga II Lintas, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau.

Dari informasi itu, sesaui perintah Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat, Katim Gaspol Bripka Fitra Hadi dan anggotanya menuju lokasi.

“Pelaku Budi berhasil ditangkap dan diamankan tanpa perlawanan. Dan digelandang Mapolsek guna pengusutan lebih lanjut,” ungkapnya.

Dari pendalaman, tersangka Budi mengakui perbuatannya. Tidak pidana pencurian dengan kekerasan itu dia lakukan bersama temannya yakni tersangka Salim.

Di hari yang sama, Sabtu (5/6), sekitar pukul 16.00 Wib, Salim berhasil ditangkap saat berada di  Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau.

“Dari hasil interogasi, kedua tersangka mengaku menjual sepeda motor hasil kejahatan itu di daerah Kepala Curup (Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu), dengan harga Rp 1,5 juta,” jelas Luhut lagi.

Bahkan, tambah Luhut, uang dari penjualan sepeda sepeda motor, oleh kedua tersangka  habis untuk membeli narkoba dan judi online. “Dari pengakuan tersangka uang hasil penjualan sepeda motor tinggal tersisa Rp 100ribu,” pungkas Luhut.(*)

Rekomendasi Berita