oleh

Ngaku Dukun, Gagahi Bocah

LINGGAUPOS.CO.ID – Dengan modal mengaku sebagai dukun yang bisa mengobati berbagai penyakit, Sulaiman (43) berhasil merampas keperawanan bocah 12 tahun sebut saja Melati (bukan nama sebenarnya).

Aksi bejat warga rantauan yang menetap di Desa Penantian, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang ini akhirnya terbongkar. Setelah kerabat korban, Sisnawati yang curiga dengan tingkah laku korban.

“Ada kerabatnya yang curiga, lalu membawa korban ke bidan. Betapa kagetnya mereka, ternyata berdasarkan hasil dari pemeriksaan bidan. Menyatakan bahwa telah ditemukan robekan di alat vital korban,” ujar Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu Sik melalui Kasat Reskrim, AKP Mursal Mahdi, kemarin (6/4/2021).

Mengetahui hal tersebut, orang tua korban merasa tidak senang, karena dugaan kuat korban sudah dicabuli oleh pelaku. Lalu orang tua korban melaporkan ke Polres Empat Lawang, dengan nomor LP/B-18 / IV / 2021 / Res Empat Lawang / tanggal 5 April 2021.

Dijelaskan Mursal, pelaku melakukan aksinya pada Minggu (4/4/2021) di rumah pelaku. Saat itu pelaku mengajak korban untuk ke rumahnya untuk diobati. Namun bukan malah diobati, tapi malah digagahi oleh pelaku.

“Dalam menjalankan aksinya pelaku mengaku sebagai dukun yang bisa mengobati berbagai penyakit,” katanya.

Pelaku yang juga sering mengajar beladiri ini diringkus di rumahnya, Selasa (6/4/2021) dini hari tanpa perlawanan. Kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Empat Lawang, dijerat pasal 81 dan atau 82 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman penjara 15 tahun.

“Juga diamankan barang bukti berupa satu helai handuk dan celana panjang korban,” tukasnya. (*)
Sumber: sumeks.co

Rekomendasi Berita