oleh

Ngaku Anggota Polisi, Warga Lubuklinggau Ajak Wanita Video Call Sex untuk Direkam Lalu Diperas

LINGGAU POS ONLINE – Bastanul Ardi, warga Jalan Nangka Lintas Megang Kelurahan Joyoboyo Kecamatan Lubuklinggau Utara II, harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya ia melakukan pemersan terhadap sejumlah wanita yang dikenal dengan ancaman menyebarkan video tak pantas.

Adapun Bastanul Ardi mengelabui para wanita dengan mengaku seorang anggota kepolisian. Bermodalkan pakaian polisi yang diunggah ke akun facebook dengan nama Ardi Ardi. Ia juga ikut bergabung di grup-grup Facebook agar mudah mencari mangsanya.

“Aku cari wanita-wanita yang membuat status, lalu aku like. Setiap ada status baru beberapa perempuan, selalu aku like biar mereka penasaran,” ujar Bastanul saat diamankan di Subdit V Ditreskrimsus Polda Sumsel, seperti dikutip dari tribunsumsel.com, Senin (9/12/2019).

Para perempuan yang penasaran, akhirnya berkomunikasi dengan tersangka dengan cara chat. Mangsanya masuk perangkap, tersangka mulai memainkan perannya sebagai polisi gadungan.

Mulai dari chat melalui Facebook, para korbannya diarahkan tersangka untuk saling bertukar akun Instagram. Korban yang sudah terpancing perangkap tersangka, mau menuruti permintaan tersangka untuk berteman di Instagram.

Korban yang sudah terpancing perangkap tersangka, mau menuruti permintaan tersangka untuk berteman di Instagram. Tersangka yang mengaku sebagai anggota polisi berdinas di Polda Jambi, membuat para korbannya mau untuk bertukar nomor telepon.

Di sinilah, Bastanul mulai beraksi untuk melancarkan aksinya. Ia meminta korbannya memberikan nomor telepon yang memiliki WhatsApp agar bisa video call dengannya langsung.

Ujung-ujungnya ia merayu agar korban mau video call sex dan direkam. Rekaman itu lalu jadi alat untuk pemerasan.(*)

Sumber: tribunsumsel.com

Rekomendasi Berita