oleh

Newcastle United 0 vs Manchester United 2, Rekor Solskjaer

NEWCASTLE – Manchester United (MU) di bawah Ole Gunnar Solskjaer benar-benar galak. MU membukukan empat kemenangan beruntun setelah menghajar tuan rumah Newcastle United 2-0 di stadion St James Park, Kamis (03/01) dinihari.

Dengan kemenangan ini, artinya manajer asal Norwegia itu menyamai rekor lama yang dicetak manajer legendaris MU asal Skotlandia Sir Matt Busby. Saat itu, Busby tercatat sebagai manajer pertama yang membawa United menang dalam empat laga pertama saat menukangi klub.

“Menang empat kali secara bertuturut-turut tentunya membuat saya senang. Kami juga tidak kebobolan sama sekali dengan bermain terbuka,” kata Ole Gunnar Solskjaer seperti dikutip BBC, Kamis (03/01).

Gol pertama Setan Merah datang dari Romelu Lukaku datang dari pemain pengganti, Romelu Lukaku, yang masuk menggantikan Anthony Martial. Lukaku yang belum satu menit menginjakkan kakinya di lapangan, sukses memanfaatkan bola muntahan tendangan bebas milik Marcus Rashford,yang gagal di amankan kiper Martin Dubravka.

Hanya dengan satu sentuhan, striker asal Belgia itu membawa United unggul satu gol atas skuat asuhan Rafael Benitez. Gol tersebut merupakan gol kedelapan Lukaku di musim ini, menempatkannya sebagai pencetak gol tersubur United, di bawah Martial dan Paul Pogba yang masing-masing telah mengoleksi 9 gol.

Butuh 16 menit bagi anak-anak United untuk menggandakan keunggulan. Kerjasama manis antara Lukaku, dan Alexis Sanchez sukses membuka peluang bagi Rashford untuk mencetak gol ketujuhnya musim ini.

Satu-satunya peluang bagi Newcastle datang pada Ayoze Perez, saat pemain depan asal Spanyol itu berhasil melewati sektor pertahanan United. Sayang aksinya berhasil dihentikan bek kiri Setan Merah Luke Shaw, memupuskan harapan Newcastle untuk bangkit. Skor 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan.

Kemenangan keempat secara berturut-turut United ini menunjukkan bagaimana seorang manajer interim dapat memberikan perubahan besar terhadap klub yang sebelumnya terseok-seok di papan tengah Premier League.

Dengan deretan pemain yang sama, hanya saja dengan pendekatan yang berbeda, Manchester Merah mampu bertransformasi menjadi tim dengan kekuatan baru, menghadirkan sesuatu yang telah dinanti-nantikan publik Old Trafford, sepeninggal Sir Alex Ferguson.

Menurut pelatih Newcastle Rafael Benitez, kemenangan United kali ini datang dari kesalahan yang dibuat sendiri oleh anak asuhnya, dan merupakan konsekuensi yang harus diterima klub saat berhadapan dengan lawan yang hebat.

“Gol pertama itu akibat kesalahan (Newcastle) dan kebobolan lagi melalui serangan balik. Inilah yang terjadi ketika kita berhadapan dengan pemain-pemain hebat,” kata eks manajer Real Madrid itu.

Di sinilah, lanjut Benitez, di mana uang itu berbicara. Kemampuan finansial United untuk mendatangkan pemain-pemain muda bertalenta, adalah rahasia di balik kesuksesan Manchester United di bawah tangan manajer baru.

“Kami punya beberapa peluang di babak pertama, (dan) kami bisa saja kebobolan lebih banyak. Di sinilah peran dana besar (yang dikeluarkan United) untuk mendapatkan pemain-pemain, yang mampu memberikan perbedaan,” ujar eks manajer Liverpool itu.(ruf/fin/wsa)

Rekomendasi Berita