oleh

Nekat Konvoi Tak Berhelm

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Himbauan terhadap siswa-siswi SMP untuk tidak corat-coret dan konvoi saat hari kelulusan nampaknya tak diindahkan. Terbukti, Jumat pukul 14.30 WIB, puluhan siswa dengan seragam putih bercorat-coret melakukan iring-iringan konvoi bersepeda motor.

Sebagian dari mereka tak mengenakan helm. Dengan kenalpot yang bising, menyusuri Jalan Garuda dan Jalan Yos Sudarso Kota Lubuklinggau. Tak hanya siswa, namun ada juga beberapa siswi yang turut bereufhoria, kemarin.

Adit (15) seorang siswa SMPN yang dibincangi Linggau Pos, kemarin mengatakan, ia lakukan konvoi bersama teman-temannya dan coret-coret dengan dalih untuk merayakan kebahagiaan di hari kelulusannya.

“Kami lakukan ini, untuk merayakan kelulusan. Sebab momen begini hanya bias dilakukan tiga tahun sekali. Jadi sangat disayangkan, jika kita tidak lakukan coret-coret dan hura-hura,” ungkap Adit dengan nada polosnya.

Adit mengakui, aksi coret-coret tersebut sudah menjadi tradisi siswa saat kelulusan, baik SMP, SMA, dan sederajat lainnya. Walau pun ia bersama temannya, sudah mengatahui coret-coret dan konvoi itu di larang.

“Coret-coret ini adalah lambang bahwa kita sudah lulus dari UN. Untuk merayakan itu, kita lakukan dengan bersenang-senang coret-coret. Kami tahu ini dilarang,” ujar Adit, sambil menyisir rambutnya yang penuh dengan cat semprot.

Padahal, untuk mengantisipasi aksi konvoi maupun corat-coret itu, hampir seluruh sekolah sudah membuat strategi dengan mengumumkan kelulusan via online, bahkan usai buka puasa.

Pantauan juga dilakukan di Kabupaten Musi Rawas. Saldi (14) siswa SMP Negeri Air Satan, Kecamatan Muara Beliti saat di bincangi di depan sekolahnya mengatakan, ia bersama temannya tidak melakukan coret-coret. Karena dilarang oleh gurunya.

“Kami tidak lakukan coret-coret, karena guru marah. Guru berpesan, kalau kami ketahuan coret-coret, maka kami tidak jadi lulus,” kata Saldi dengan nada lugunya.

Sandi bersama temannya, pada saat pengumuman telah usai diumumkan ia langsung menuju kerumah dengan berjalan kaki. Karena rumahnya tidak jauh dari sekolah tersebut, lebih kurang 200 meter. (04)

Rekomendasi Berita