oleh

Nasabah BNI Antusias Gunakan YAP!

LINGGAU POS ONLINE, JAWA KANAN SS – Antusias masyarakat Kota Lubuklinggau, menggunakan pembayaran non-tunai Yap! (Your All Payment!) BNI cukup tinggi. Buktinya jumlah merchant (pedagang) dan juga user/customer YAP terus bertambah.

Menurut Pemimpin Cabang BNI Lubuklinggau, Zulfebriansyah, saat ini jumlah merchant Yap! BNI sudah mencapai 300. Ia menargetkan akan tercapai 5.000 merchant di akhir tahun 2018.

“Untuk Yap! saat ini difokuskan untuk tambah merchant dan juga user/customernya,” kata pria akrap disapa Yance kepada Linggau Pos, Jumat (18/5).

Menurut Yance, BNI meluncurkan aplikasi smartphone dengan nama Yap! sebagai alat pembayaran untuk transaksi non-tunai (cashless) dan tanpa menunjukkan kartu debit/kredit nya (cardless). Tidak seperti aplikasi pembayaran dengan smartphone lainnya, yang hanya mengandalkan uang elektronik sebagai sumber dananya, Yap! menjadi yang pertama dengan menggunakan 3 sumber dana, yaitu Kartu Debit, Kartu Kredit, dan Uang Elektronik BNI (UnikQu) sesuai pilihan pengguna saat bertransaksi. Dengan demikian, semua pengguna smartphone dapat dengan mudah menggunakan Yap! dengan sumber dana uang elektronik UnikQu. Sedangkan pengguna yang sudah menjadi nasabah BNI dapat menambahkan semua kartu kredit dan kartu kreditnya sebagai sumber dananya.

Yap! dengan berbagai kemudahannya merupakan pengganti peran mesin Electronic Data Capture (EDC) yang dapat memenuhi kebutuhan pedagang dari berbagai macam segmen, mulai dari pedagang kecil, UMKM, retail, toko jaringan (chain store), toko modern (premium), dan toko online (e-commerce).

Keunggulan Yap! lainnya adalah kenyamanan penggunaan aplikasi dengan sistem keamanan yang handal, dengan dua tingkat keamanan pada saat login aplikasi menggunakan password dan bertransaksi menggunakan Personal Identification Number (PIN) sesuai sumber dana yang digunakan (Kartu Kredit BNI, Kartu Debit BNI, atau Unikqu).

“Kami mengajak masyarakat untuk menikmati budaya bertransaksi baru dengan Yap!, yang bukan hanya cashless, melainkan juga hilangnya ketergantungan terhadap kartu atau cardless. Jika transaksi pembayaran secara nontunai sudah semakin nyaman dengan Yap! ini, maka kami harapkan dapat mengubah kebiasaan orang dari bertransaksi dengan uang tunai menjadi non tunai sesuai dengan Gerakan Nasional Non Tunai Bank Indonesia melalui smartphone,” paparnya. (rls/05)

Rekomendasi Berita