Narkoba Masuk ke Sumsel Melalui Tiga Jalur

LINGGAUPOS.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel memusnahkan 25 Kg narkoba jenis sabu, dan 1.155 butir pil ekstasi dengan cara dimasukan dalam tong berisi air deterjen, lalu diblender menggunakan mesin bor.

“Barang bukti narkotika yang dimusnahkan ini berasal dari 12 Laporan Polisi (LP) dengan 16 tersangka,” ungkap Dirresnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu Hariono SSI, usai pemusnahan di Mapolda Sumsel, Jumat (9/4/2021).

Puluhan kilogram sabu dan ribuan butir inek tersebut, kata Heri, berasal dari bererapa daerah luar Sumsel seperti Aceh, Selat Malaka, dan Pekan Baru. Lalu diedarkan si sejumlah wilayah dalam Provinsi Sumsel.

“Maka dari itu, dengan maraknya peredaran narkotika di wilayah Sumsel ini, kita mengajak masyarakat untuk bersama-sama memeranginya,” kata Heri.

Menurutnya, narkoba masuk ke Sumsel melalui tiga jalur yaitu darat, air, dan jalur udara. “Tapi kebanyak dari jalur darat, salah satunya melalui Jalan Lintas Jambi yang melewati daerah Sekayu dan juga Muara Enim,” ungkapnya.

Untuk itu lah, tambah Heri, pihaknya bekerja sama dengan jajaran Ditlantas Polda Sumsel, untuk melakukan penindakan. “Sebab pihak Ditlantas pernah menemukan 3 ons sabu dari penumpang di dalam bus AKAP,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan menegaskan, bahwa Kapolri dengan tegas mengintruksikan seluruh anggotanya untuk memerangi serta menghentikan semua kegiatan peredaran narkoba.

“Kita akan ciptakan mulai dari yang terkecil yaitu kampung atau desa bersih dari narkoba, serta untuk anggota yang terlibat peredaran narkoba akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku,” jelasnya seraya menyebut, sudah ada beberapa anggota Polri di Sumsel yang di PTDH karena terlibat penyalahgunaan narkoba. (*)

Sumber: palpos.id

Rekomendasi Berita