oleh

Napi Lapas Kasus Pembunuhan, Ingin Pulang Menyesal Masuk Penjara

Berawal dari kekesalan hingga gelap mata hingga akhirnya sebut saja, Putra (36) bukan nama sebenarnya melakukan pembunuhan saat ini menjalani hukuman di balik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Lubuklinggau. Bagaimana kisahnya?

Laporan Suwito, Ulak Lebar

Putra mengatakan hampir dua bulan menjadi tahanan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Lubuklinggau di Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II karena ditetapkan Hakim Pengadilan Negeri Lubuklinggau sebagai terdakwa kedapatan membunuh.

Akibat, keterlibatan dirinya harus menjalani hukumnya di Lapas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Aku dihukum di sini karena melakukan pembunuhan terhadap korban yang menyakiti hatiku, ia menuduhku melakukan pencurian aku tidak terima, ” kata Putra, Sabtu (11/11)

Pria yang meninggalkan dua orang anak ini menjelaskan, sebenarnya ia melakukan pembunuhan akibat emosi dengan perkataan korban yang menuduh dirinya mencuri membuka jendela rumahnya

“Selain itu, juga dikarenakan ia sering mengejek ku di tempat keramaian aku sangat panas dengan pembicaraan itu akhirnya ia menerima ucapannya dengan sebilah pisau ku tancapkan di perutnya,” jelas Putra.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berharap cepat keluar dari kurungan Lapas agar dapat berkumpul lagi dengan keluarga dan anak-anaknya, semoga istri dan anak saya tabah dengan kejadian ini.

“Jujur aku menyesal telah membunuh tapi aku sangat sakit ia mempermalukan ku, maafkan salah yang telah aku lakukan semoga korban diberi surga oleh allah dan memaafkan dosa yang telah aku berikan,” tutupnya.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita