oleh

Naksir Ibunya, Anak Dicabuli

MEGANG SAKTI – Entah apa yang ada di benak Sugeng (36) warga Dusun II Desa Megang Sakti IV Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Ia naksir (tertarik dengan seseorang) tetangganya yang sudah memiliki suami, IR. Tidak berhasil bertemu dengan IR, Sugeng justru mencabuli anak IR, sebut saja Mawar (15) siswa Kelas X SMA.

Aksi pencabulan tersebut terjadi Rabu (2/1) sekitar pukul 10.30 WIB di rumah korban. Sabtu (5/1) sekitar pukul 22.00 WIB tersangka menyerahkan diri ke Polsek Megang Sakti.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Megang Sakti, Iptu Hendrawan mengungkapkan hari naas itu, korban bersama ibunya sedang berada di rumah. Sedangkan ayahnya sedang bekerja di daerah Muara Kelingi.

Tiba-tiba tersangka datang dengan memanggil nama korban. Melihat tersangka datang, IR yang mengetahui Sugeng naksir dirinya, menjadi takut dan langsung bersembunyi di kamar mandi.

Korban kemudian membuka pintu samping kiri rumahnya. Setelah dibuka, tersangka langsung masuk dan menanyakan keberadaan IR. Korban berbohong dengan mengatakan, bahwa ibunya sedang pergi ke Martapura.
Mendengar jawaban korban, tersangka berjalan ke pintu. Namun justru menutup dan mengunci pintu. Tiba-tiba tersangka langsung memeluk korban dari belakang dan membawanya ke kamar.

Di kamar, tersangka langsung menindih dan menciumi korban. Korban sempat berontak, namun tidak berdaya, sehingga hanya bisa berteriak, ”Bunda, bunda”. Namun teriakannya tidak terdengar oleh ibunya.

Tak puas di situ, tersangka menarik korban ke kamar belakang. Tersangka kembali mencium korban, sembari mendudukan korban di pahanya. Korban kembali berontak dengan cara menarik tangan tersangka, namun lagi-lagi korban tidak berdaya.

Kemudian, tersangka mengangkat korban dan membawanya ke dapur, di dapur korban dibaringkan di lantai dan ditindih serta diciumi. Korban kembali, berteriak “Bunda-bunda”. Namun tersangka menutup mulut korban dengan menggunakan tangan kanannya.

Akhirnya IR mendengarkan teriakan anaknya, ia melihat posisi anaknya ditindih tersangka. Spontan ia memukul-mukul korban menggunakan kerudungnya, dan berkata ”Kurang ajar kamu, kamu tidak punya otak”.

Kemudian, tersangkapun langsung lari dari rumah tersebut.

Selanjutnya, kasus ini dilaporkan ke Mapolsek Megang Sakti.

“Tersangka setelah melakukan perbuatannya, langsung melarikan diri. Kami lakukan pendekatan dan bernegosiasi kepada pihak keluarga tersangka. Alhasil Sabtu (5/1) sekitar pukul 22.00 WIB tersangka menyerahkan diri ke Polsek Megang Sakti dengan di dampingi Keluarganya,” kata Hendrawan.(awj)

Rekomendasi Berita