oleh

Musim Kemarau Produksi Getah Karet Berkurang

Kondisi Ini Merugikan Petani Karet

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Para petani karet di Kelurahan Selangit Kecamatan Selangit mengeluhkan berkurangnya produksi karet mereka.

Seorang warga Kelurahan Selangit, Yamin (40) mengatakan, kuat dugaan berkurangnya getah tersebut karena cuaca panas, yang mengakibatkan batang karet yang disadap jadi keras dan tidak banyak mengeluarkan getah.

Padahal, selama ini biasanya per minggu getah yang dihasilkan mulai 60 Kilogram (Kg) sampai 80 Kg. Namun, akhir-akhir ini hasil panennya hanya 35 Kg sampai 50 Kg.

“Baik cuaca panas maupun musim hujan, sama-sama merugikan petani karet,” kata Yamin kepada koran ini, Kamis (4/10).

Menurutnya permasalahan bertambah pelik, karena harga jual karet tidak sebanding dengan hasil produksi. Meskipun demikian, masyarakat tetap mengantungkan hidupnya dengan bertani karet.

Bahkan, dampak tersebut juga dirasakan pengepul karet, salah satunya Bur (38). Ia mengatakan, biasanya dalam satu hari ia dapat mengantarkan karet mulai 4 sampai 6 ton. Namun, kini hanya 2 sampai 3 ton. Walaupun, terjadi kenaikan harga sebesar Rp 400, dari Rp 6.800 jadi Rp 7.200. (dlt)

Rekomendasi Berita