oleh

Musim Kemarau Ancam Peternak Ikan

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Musim kemarau menjadi hal yang menakutkan bagi peternak ikan, termasuk di Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan sekitarnya. Pasalnya dapat mengancam kematian ikan hingga penghasilan yang biasanya diterima setiap bulan.

Seperti warga Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti, Amat (41). Ia mengatakan kalau musim kemarau seperti ini membuat dirinya khawatir, karena dapat membuat ikan-ikan yang diternak mati. Kemudian, akibat perubahan cuaca dapat membuat ikan mati dan stres.

“Ikan sering mati kalau musim kemarau, semoga saja sehari dua hari ini turun hujan. Sebab, air kolam juga sudah menyusut,” kata Amat kepada koran ini, Kamis (11/10).

Sebenarnya penghasilan Amat untuk hasil peternakan gurami ini cukup besar, di mana sekali panen dia bisa mendapatkan uang sampai Rp3,5 juta. Karena pemesannya tidak hanya di Kabupaten Mura saja, tapi di Kabupaten Muratara, Kota Lubuklinggau, Empat Lawang, Curup, dan sekitarnya.

“Memang sekarang masih tahap pembesaran, dan panen dalam tiga bulan sekali. Tapi kalau banyak ikan yang mati nanti penghasilan bisa berkurang,” jelasnya.

Menurut Amat, sekali menebar benih setidaknya ada 300 bibit gurami yang disebarkan olehnya. Bibit tersebut didapat dari balai benih yang ada di Kecamatan Muara Beliti. (dlt)

Rekomendasi Berita