oleh

Musim Hujan Pengaruhi Kinerja Kontraktor

LUBUKLINGGAU – Sedikitnya ada enam proyek Bidang Bina Marga (BM) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Lubuklinggau yang masih dalam tahap pengerjaan. Musim hujan menjadi lambatnya pengerjaan enam proyek tersebut.

Plt Kepala DPUTR Kota Lubuklinggau, H Asril didampingi Kabid BM, Ibrahim mengatakan enam proyek tersebut peningkatan jalan lingkungan masyarakat. Ia menargetkan satu pekan kedepan semua proyek tersebut selesai 100 persen.

“Kalau cuaca mendukung, tidak sering hujan satu minggu selesai 100 persen. Apalagi ini proyek yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018,” jelas Ibrahim kepada wartawan, Selasa (18/12) .

Enam proyek yang dimaksud yaitu, peningkatan Jalan Karya Kelurahan Ceremeh Taba, Jalan Lingkar di Kelurahan Ceremeh Taba, Jalan Perumdam Kelurahan Lubuk Tanjung, Jalan Pasar Ikan Kelurahan Simpang Periuk, salah satu jalan di Kelurahan Mesat Seni, dan Jalan Simpang Perbakin. Diakui Ibrahim, semua proyek peningkatan jalan melalui proses lelang dan ia sudah berkoordinasi dengan rekanan agar mengerjakan proyek tepat waktu.

“Rekanan yang memang tender proyek di BM sebagian besar kontraktor lokal, sehingga kami berkoordinasi juga lebih mudah,” ungkap Ibrahim.

Untuk diketahui selama 2018 di BM ada 70 paket pengerjaan, baik itu pembangunan, dan peningkatan jalan di Kota Lubuklinggau dengan total proyek lebih kurang Rp100 miliar. Jalan rusak di Kota Lubuklinggau saat ini sudah tidak banyak lagi, untuk rusak ringan 14,82 persen rusak berat 7,89 persen.

Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya mengingatkan DPUTR Kota Lubuklinggau saat ini sudah memasuki minggu ketiga Desember, itu artinya pengawasan terhadap kinerja kontraktor harus dioptimalkan. Jangan sampai akhir tahun masih ada pekerjaan yang belum selesai.

“Musim hujan bisa diprediksi sebelumnya, seharusnya lebih diperhitungkan. Jangan hujan jadi alasan belum selesainya pekerjaan,” tegas Rodi Wijaya.(nia)

Rekomendasi Berita