oleh

Musim Hujan, BPBD Musi Rawas: Lima Kecamatan Rawan Banjir

LINGGAUPOS.CO.ID- Ketinggian debit air di Daerah Aliran Sungai Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas sehingga dengan kondisi ini maka dikhawatirkan permukiman penduduk khususnya di daerah aliran sungai (DAS) terendam banjir.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura, H Darsan mengatakan,”Kami siap siaga baik itu personil maupun peralatan dan berdasarkan prediksi BMKG untuk saat ini sudah memasuki musim penghujan dan akan berlangsung hingga April mendatang,”katanya.

Darsan menambahkan dengan berlangsungnya musim penghujan ini maka pihaknya melakukan siaga tidak hanya banjir namun juga longsor. Bahkan, ada 30 petugas disiagakan selama 1×24 jam lengkap dengan peralatan yang ada untuk mengantisipasi bencana yang terjadi.

Selain itu disamping kita siap siaga, peralatan maupun personil kita juga rajin memonitor di aliran-aliran sungai yang menjadi langganan banjir untuk memonitor debit air sungai.

“Hasil pengecekan dan monitoring Daerah Aliran Sungai Kecamatan Muara Kelingi dengan tinggi muka air mulai masih dalam keadaan normal walaupun ada kenaikan debit air, BPBD Musi Rawas memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu waspada dan siaga akan kondisi debit air, serta menghimbau untuk mengurangi aktifitas disungai agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”ungkapnya.

Menurutnya ada lima Kecamatan yang rawan dan memang menjadi langganan banjir Muara kelingi, BTS Ulu, Megang Sakti, Muara Lakitan dan STL Ulu Terawas. Dari kelima Kecamatan tersebut terdapat 23 Desa dan 3 Kelurahan. Bahkan, pada bencana April 2020 lalu terdapat 4000 Kepala Keluarga terdampak banjir dan 1200 rumah terendam banjir.

“Kami menghimbau agar masyarakat berhati-hati terutama disepanjang DAS untuk mengurangi aktifitas di sungai. Terutama anak-anak untuk mencegah hal yang tidak diinginkan,”tutupnya.(*)

Rekomendasi Berita