oleh

Murid SDT Uswatun Hasanah Belajar Pajak

LUBUKLINGGAU – Ratusan Murid SD Terpadu Uswatun Hasanah berkunjung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lubuk Linggau, Senin (28/1).

Kepala KPP Pratama Lubuk Linggau, Ronny Johannes Purba beserta istri dan pegawai menyambut kedatangan

Murid SDT Uswatun Hasanah sangat antusias dan bersemangat sekali mengikuti setiap sesi acara yang telah dipersiapkan KPP Pratama.

Anak – anak juga diperkenalkan mengenai pajak melalui video dan gambar yang ditampilkan, serta game-game seru yang semakin membangkitkan semangat anak-anak. Kegiatan ini diakhiri dengan tur kantor pajak dan foto bersama pegawai kantor pajak Lubuk Linggau.

Kepada Linggau Pos, Pimpinan Lembaga Uswatun Hasanah Ustadz Ahmad Fikry melalui Kepala PAUD, Nelly Yusnaini menjelaskan kunjungan ke Kantor Pajak ini adalah dalam rangka program kunjungan edukasi yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya oleh Lembaga Pendidikan Uswatun Hasanah.

“Tahun ini kita sengaja kunjungi kantor pajak, guna untuk memperkenalkan dan memberikan pengetahuan serta wawasan mengenai kantor pajak, apa itu pajak, profesi petugas pajak, kegunaan pajak dan lainnya kepada anak sejak dini. Karena kewajiban membayar pajak sebagai warga negara Indonesia perlu diperkenalkan kepada anak sejak usia dini, sehingga akan tertanam didiri mereka ketika besar nantinya dan menjadikan mereka warga yang taat akan pajak,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Ustadz Ahmad Fikry juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Kantor Pajak Lubuk Linggau yang telah mendukung kegiatan dan menerima anak-anak dengan meriah serta memberikan pengalaman baru yang luar biasa kepada anak-anak.

Sementara Kepala KPP Pratama Lubuk Linggau, Ronny Johannes Purba sangat apresiasi dengan kehadiran anak-anak Uswatun Hasanah ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada Ustadz Ahmad Fikry yang mau membawa anak-anak PAUD dan SD ke kantor kita untuk memperkenalkan pajak. Apalagi kita ketahui pajak ini adalah sumber utama pendapatan negara, yang memang harus dipahami sejak dini. Dan kita berharap pengalaman baru yang didapati anak-anak dalam kunjungan ini akan berbekas di hati anak-anak, setidaknya mereka akan mengetahui kantor pajak adalah tempat mengumpulkan uang untuk pembangunan negara, itu saja sudah cukup,” jelasnya.

Lanjut Ronny, pada momen ini kita juga memperkenalkan kepada anak mengenai profesi petugas pajak, sehingga dapat memotivasi anak untuk menumbuhkan kesadaran menjadi wajib pajak dan mungkin sekaligus petugas pajak. (rrf)

Rekomendasi Berita