oleh

Murid SD Tewas di Kolam Limbah Eksplorasi

Sebelumnya Diduga Kabur Dari Rumah

LINGGAU POS ONLINE, BAMASCO – Malang dialami AR (10) pelajar kelas IV SD Desa Bamasco, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas meninggal dunia dengan cara mengenaskan.

Diduga bocah ini tewas tenggelam di kolam limbah eksplorasi milik salah satu perusahaan bergerak dibidang minyak. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu (23/12).

Informasi dihimpun peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (23/12). Bermula saat korban meninggalkan rumah diduga, karena dimarahi ibunya sebut saja Bunga (35) lantaran rebutan Ipad dengan adiknya MI (5).

Selang beberapa menit setelah dimarahi ibunya, ibunya melihat korban lari dari rumah membawa tas. Diduga hendak minggat dari rumah. Kemudian ibunya berusaha mengejar korban ke arah belakang rumah. Saat melakukan pengejaran ibu korban terjatuh, dan ketika bangun korban sudah hilang dari pandangan.

Sekitar pukul 17.00 WIB orang tua korban memberitahukan ke tetangganya bahwa anaknya lari dari rumah. Kemudian warga beramai-ramai mencari korban, namun sampai pagi hari korban belum juga ditemukan.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (24/12) petugas bernama, Rudi Ardiyansah (36) melakukan pengecekan kolam minyak perusahaan. Saat melakukan pengecekan mereka melihat sesosok mayat mengapung di kolam limbah dengan posisi tertelungkup.

Selanjutnya, Rudi memberitahukan kepada warga dan warga mengenali sosok mayat tersebut adalah AR. Yang dicari-cari hilang dari Sabtu. Lalu warga mengeluarkan jenazah dari dalam kolam kemudian membawanya ke rumah duka.

Kemudian, jenazah korban diminta orang tuanya dilakukan visum. Selanjutnya jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah (RSSA) Lubuklinggau untuk dilakukan visum. Setelah dilakukan visum murni bahwa korban memang tewas tenggelam tidak ada ditemukan bekas penganiayaan.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantara didampingi Kapolsek Muara Kelingi, AKP Syafarudin saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Anggota sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mendampingi keluarga untuk melakukan visum dan murni memang meninggal tenggelam. Jenazah sudah dikebumikan dan telah dilakukan Yasinan bersama di rumah duka,” tutup Bayu Dewantara didampingi Syafarudin.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita