oleh

Murdianto : Kebutuhan Mendesak yang Harus Direalisasikan

Anggota Dewan Sambangi Jembatan Ketue

Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Murdianto bersama Sekretaris Camat (Sekcam) Lubuklinggau Barat II, Wahyu Lindra dan Lurah Ulak Lebar David Novio Fernando meninjau langsung kondisi jembatan Ketue yang ada di RT 6 Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Rabu (8/11).

Laporan Aan Sangkutiyar, Ulak Lebar

Murdianto bersama Sekcam Lubuklinggau Barat II, Wahyu Lindra dan Lurah Ulak Lebar David Novio Fernando datang ke lokasi didampingi, Ketua RT 6 dan RT 5 Kelurahan Ulak Lebar, yakni Hardiantono dan Iswanto, serta Pemuka Adat setempat, Daryono dan perwakilan petani yang sering melintasi jalan ini, Zarpudi.

Menurut Murdianto, jembatan Ketue sudah sangat layak dilakukan pembangunan, karena menjadi akses masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian, baik karet, kopi maupun durian.

“Sebenarnya, ini kebutuhan mendesak dan harus segera direalisasikan, karena mengganggu para petani dalam mengangkut hasil pertanian,” kata Murdianto, Kamis (9/11).

Namun, dikarenakan pagu anggaran tahun 2017 sudah dilakukan ketuk palu (sah, red). Maka, pembangunan jembatan ini akan digarap pada tahun 2018.

“Tapi, kita masih berusaha dan berusaha, supaya pembangunannya bisa dilakukan pada penghujung 2017 ini. Akan segera kita konsultasikan ke Pemkot, kalau-kalau ada anggaran yang bisa dialihkan ke situ, mungkin dana tanggap darurat atau yang lainnya, karena memang kebutuhan masyarakat banyak,” jelasnya.

Dilanjutkannya, sebagai wakil rakyat ia merasa sangat prihatin dengan kondisi jembatan tersebut. Apalagi, estimasi untuk pembangunannya tidak terlalu besar, yakni pada angka Rp 150.000.000. Itu sudah estimasi, dengan biaya angkut material untuk ke lokasi jembatan, sekitar 2,5 Kilometer dari jalan aspal.

“Itu tadi, kita janji insya Allah pada 2018 jembatan pasti dibangun,” ungkapnya. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita