oleh

Muratara Masih Diselimuti Kabut Asap

LINGGAU POS ONLINE – Beberapa Desa di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masih diselimuti kabut asap kiriman akibat kebakaran lahan dan hutan di beberapa wilayah Kabupaten Muratara

Berdasarkan pantaun dilapangan. Kamis. (12/9/2019) kabut asap telihat jelas selimuti jalan lintas Sumatera dan pemukiman warga Beberapa Desa di Kecamatan Rupit, seperti Desa Bingin Rupit, Desa Maur, Desa Beringin Jaya, dan Kelurahan Muara Rupit

Akibatnya mengganggu jarak pandang dan kondisi tersebut sangat menggunakan penglihatan dan pernapasan dari warga yang melakukan melintas.

Seperti yang diungkapkan Hen, salah seorang pelintas, kodisi kabut asap membuat pelintas berhati hati dalam melajukan kendaraan, selain karena jarak pandang yang semakin berkurang, kodisi diperparah dengan atap yang mengeluarkan bau menyengat. “Bau asapnya sangat menyengat, jadi hidung harus ditutup, mana asapnya sudah semakin tebal,” ucap Hen, warga Rupit.

Berdasarkan data yang dihimpun, dalam kurun waktu 24 jam terdapat tiga kebakaran lahan baik hutan maupun lahan perkebunan di beberapa wilayah di Kabupaten Muratara

Sebelumnya pada Rabu. (11/9/2019) disampaikan oleh akun Facebook milik Apri, bahwa di Kecamatan Karang Dapo terdapat kebakaran lahan perkebunan baik sawit maupun karet sekitar 20 an hektar karena kebakaran terjadi sejak Sabtu lalu.

Sedangkan pada malam harinya disampaikan oleh akun Facebook milik Kerly, bahwa telah terjadi kebakaran lahan di perkebunan di Kelurahan Muratara Rupit, tepatnya kisaran jarak satu kilometer dari Kantor Bupati Muratara,

Sedangkan sebelum mengetahui kebakaran yang berada di Kelurahan Muara Rupit petugas Damkar Muratara terlebih dahulu bergulat dengan api yang terjadi di salah satu kebun sawit milik warga di Desa Noman

“Semalam itu keringat belum kering, bahkan baru sampai di kelurahan muara rupit habis memadamkan api di lahan warga di Desa Noman kami langsung dapat info ada kebakaran di Kelurahan Muara Rupit, sampai malam kami berjibaku dengan api,” tutur salah seorang petugas damkar. (*)
Laporan Fahmilan Jadidi

Rekomendasi Berita