oleh

Muratara Kembali Diselimuti Kabut Asap

LINGGAU POS ONLINE – Meski telah diguyur hujan beberapa kali, namun kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kian pekat selimuti beberapa wilayah di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Salah satu wilayah yang asapnya semakin pekat adalah Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara

Berdasarkan pantauan Jumat (11/10/2019) selain menyelimuti permukiman warga, asap pekat juga selimuti ruas jalan lintas antar provinsi, dan hal tersebut berlangsung hingga pukul 10:00 WIB.

Para pengendara baik sepeda motor maupun mobil terpaksa memperlambat laju kendaraannya karena jarak pandang hanya sekitar 400 meter.

Kepala Dinas Perhubungan Muratara, Al Azhar mengimbau pengendara yang melintasi Jalinsum wilayah Muratara agar memperlambat laju kendaraannya.

“Iya, pagi ini Jalinsum wilayah Muratara diselimuti kabut asap cukup pekat. Karena itu kami mengimbau pengendara jangan terlalu ngebut, bahaya,” imbaunya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara, Syarmidi mengatakan kebakaran lahan di wilayah Muratara masih terjadi.

Meskipun intensitasnya berkurang drastis dari pekan-pekan sebelumnya, namun kebakaran lahan di beberapa tempat belum sepenuhnya padam.

“Pantauan kami hotspot masih ada, terutama di wilayah Kecamatan Rupit dan Karang Dapo, kemungkinan besar asap ini berasal dari sana,” ujarnya.

Ia juga meyakini pekatknya kabut asap yang menyelimuti Jalinsum khususnya di wilayah ibukota Kecamatan Rupit pada pagi ini merupakan kiriman dari daerah lain.

“Daerah kita memang masih ada kebakaran, tapi kalau kondisi kabut asapnya semakin pekat ini mungkin ditambah kiriman dari daerah lain juga,” ujar dia.

Pihaknya terus memantau perkembangan kebakaran lahan dan langsung menerjunkan tim untuk menanggulanginya agar tidak semakin meluas. (*)
Laporan: Fahmilan Jadidi

Rekomendasi Berita