oleh

Mungkin Bukan Hanya Rumah yang Melayang Tapi Juga Nyawa

KATA tersebut terlontar dari Suraji 6 September 2017 lalu, saat divonis gagal ginjal. Dua kali dalam satu minggu mengunjungi Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau untuk melakukan cuci darah adalah rutinitas yang setahun belakangan dilakukan oleh Suraji yang sehari-hari membatu Istri di warung makan depan rumahnya. Pekerjaan bangunan yang menuntut kondisi fisik serta mobilitas yang tinggi terpaksa ditinggalkan demi mempertahankan kestabilan tubuhnya.

Bermula dari penyakit darah tinggi yang dideritanya sehingga beliau sering mengkonsumsi obat dalam secara terus menerus selama bertahun-tahun guna menstabilkan tekanan darah, tetapi bukannya kesembuhan yang didapati tepat pada awal tahun 2017 pak Suraji sering mengalami mual-mual dan muntah, yang mengharuskan beliau mengunjungi dokter secara rutin dikarenakan dugaan penyakit Maag.

Setelah berbulan-bulan kondisi suraji semakin parah dan pada awal september 2017 beliau dirawat selama 4 hari di Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau untuk dilakukan Observasi dan General Cek-up, setelah dilakukan rangkaian pemeriksaan pak Suraji divonis gagal ginjal.

2 Kali seminggu pak suraji didampingi sang istri melakukan cuci darah serta kontrol ulang untuk menstabilkan kondisi tubuhnya, sang istri dengan setia selalu mendampingi serta memberikan semngat serta selalu bersyukur kepada Allah SWT karena melalui Program JKN-KIS BPJS Kesehatan beliau dan keluarga sangat terbantu.

“Memenuhi kebutuhan sehari-hari aja susah, gak kebayang kalo mesti bayar sendiri karena satu kali cuci darah itu sekitar Rp 800.000 sampai Rp 900.000 dan satu bulan bisa 8 kali lebih saya cuci darah, mungkin bukan hanya rumah yang melayang tapi nyawa juga, saya sangat berterima kasih akan program ini kami sangat terbantu” kata Suraji

Penuh semangat untuk tetap bertahan ditunjukan dari raut wajahnya yang terlihat pucat dikarenakan kondisi yang dialami, tetap berkatifitas, menjaga pola makan dan pola hidup serta terus berjuang melawan penyakitnya demi keluarga yang telah setia mendampingi Pak Suraji.(rls)

Rekomendasi Berita