oleh

Mulyadi Meminta Praperadilan

LINGGAU POS ONLINE, SIDOREJO – Pengadilan Negeri Lubuklinggau sekitar 11.00 WIB Selasa (7/11), kembali menggelar sidang Praperadilan, Mulyadi (34) warga Dusun IV, Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara.

Adapun agenda sidang dengan pembacaan replik dari pemohon praperadilan kasus pencurian buah sawit.

Praperadilan enam pengacara tersangka, Indra Cahaya didampingi Yusriza Chairil Adjis dan partners sebagai pemohon dalam perkara kasus praperadilan No.04/Pid.pra/2006/PN .RHL melawan termohon dalam hal ini pihak Polres Mura dalam proses penetapan sebagai tersangka dalam kasus pencurian buah sawit .

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Tunggal, Hendri Agustian didampingi Panitera Dewi, meminta kepada pihak pemohon agar membacakan replik atas eksepsi yang diajukan oleh pihak termohon dalam hal ini yang diwakili langsung oleh Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, AKP Wahyu Setio Prsnoto bersama dua anggota penyidik Polres Musi Rawas.

Dalam replik yang dibacakan bahwa gugatan yang diajukan oleh pemohon kepada termohon adalah tentang penetapan kliennya sebagai tersangka dan penahanan tersangka dalam dugaan perkara tindak pidana pencurian buah sawit.

Sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 363 KUH pidana telah keliru dan menyesatkan rasa keadilan karena para pemohon adalah sebagai pemilik mengelola dan perintis yang menanam.

Seharusnya pihak termohon harus lebih jeli dan teliti untuk memahami perkara ini. Sebab ini bukan tindak pidana, tapi masuk dalam wilayah hukum perdata, yang sampai saat ini belum ada putusan pengadilan yang menyatakan pihak yang berhak di atas tanah perkara.

Berdasarkan uraian-uraian di atas pemohon mengajukan kepada majelis hakim agar mengabulkan permohonan para pemohon untuk seluruhnya .

Menyatakan penetapan tersangka dan penahanan yang dilakukan termohon tidak sah dan batal demi hukum. Selanjutnya meminta menghentikan penyidikan atas laporan kepada termohon karena selayaknya perkara ini dalam wilayah Perdata.

Usai membacakan replik, Hakim Hendri Agustian, memberikan kesempatan kepada termohon untuk menyampaikan selaku termohon besok 8 November 2017.

“Saya berikan kesempatan kepada termohon untuk menyampaikan uraiannya,” kata Hendri Agustin.(19)

Komentar

Rekomendasi Berita