oleh

MTQ ke-14 Lubuklinggau Digelar Februari 2018

PEMERINTAH Guna mempersiapkan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XIV tingkat Kota Lubuklinggau pada Februari 2018, sebelumnya Pemkot Lubuklinggau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama. Di Op Room Dayang Torek, Kamis (18/1).

Rapat ini dipimpin oleh Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani, Ketua MTQ Lubuklinggau Gusti Yusuf, Camat se-Kota Lubuklinggau dan para ASN lainnya. Sekda Lubuklinggau, H Rahman Sani. Pemkot Lubuklinggau memiliki banyak kegiatan dan program dibidang keagamaan.

Hal ini tentu sejalan seperti yang diamanatkan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, untuk seluruh daerah di Sumsel, semua daerah bisa maju kalau memiliki semangat yang tinggi untuk maju.

“Kota Lubuklinggau sangat tepat mengambil kesempatan sebagai tempat pelaksanaan MTQ ini. Kita harapkan, selain sukses pelaksanaan juga sukses prestasi,” harapnya.

Mengingat pelaksanaan tinggal beberapa hari lagi, ia mengharapkan dapat benar-benar mematangkan segala persiapan dan terus melaporkan sudah sejauh mana persiapan yang dilakukan.

“Kita harapkan juga, MTQ di Lubuklinggau ini dapat lebih baik dari MTQ yang sebelumnya pernah dilakukan,” harapnya.

Dan Pemkot Lubuklinggau telah melakukan pembenahan berbagai sarana lomba, yakni masjid sebagai penunjang.

“Hampir 200 masjid di Kota Lubuklinggau sudah dilakukan perbaikan. Selain itu juga digulirkan berbagai bantuan untuk masjid,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan pembukaan MTQ, dilaksanakan pada 3-9 Februari 2018, bertempat di Masjid Agung As-Salam Kota Lubuklinggau.

Sementara itu Ketua MTQ Lubuklinggau, Gusti Yusuf menyampaikan, yang berhubungan MTQ pertama MTQ mempunyai tugas, seperti menerima calon peserta dari tiap masing-masing kecamatan.

kedua mengusulkan dari hakim, dan ketiga menilai peserta dari Pemkot untuk dikirim ke Provinsi Sumsel.

“Kami tidak akan menerima peserta dari pribadi, tetapi harus utusan dari setiap masing-masing kecamatan,” tegasnya.

Kemudian ada tambahan baru, untuk lomba MTQ sekarang terpisah putra satu dan putri satu, jadi tiap kecamatan mengirim dua regu.

“Jadi ada tambahan baru, untuk sebelumnya terbatas hanya remaja, tapi sekarang ada remaja dan dewasa,” terangnya.(20)

Komentar

Rekomendasi Berita