Mr X Ditemukan Mengapung, Dimakan Biawak

LINGGAUPOS.CO.ID- Mayat Mr X yang ditemukan tewas mengapung di kolam bekas galian tanah untuk pembuatan batu bata, Rabu (9/6) lalu di Perumahan Griya Gading Pesona, RT 10, Dusun 3, Desa Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, divisum dan diautopsi.

Menurut Kasat Reskrim Polres Banyuasin, AKP M Ikang Ade Putra SIK SH, penemuan mayat Mr X tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan pihaknya.

“Ditemukan oleh warga sekitar di kolam bekas galian bata. Saat ditemukan dalam keadaan mengapung, diperkirakan sudah lebih dari tiga hari,” terang Ikang.

Melihat kondisi mayat dalam keadaan membusuk dan sudah terlihat bagian tulang. “Penyebab kematian belum diketahui sampai saat ini,” tandasnya.

Sementara itu, hasil visum dan autopsi di Instalasi Forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang, mayat tersebut diperkirakan berusia 20-30 tahun, dengan tinggi badan lebih dari 150 cm.

“Tampak luar ada bagian tubuh yang terbuka, antaranya wajah, leher dan lengan. Bekas tanda kekerasan dari binatang buas seperti Biawak dan lainnya. Dan tidak ditemukan kekerasan lainnya, hanya ada bekas kekerasan setelah jenazah meninggal,” terang Kompol dr Mansuri, saat dikonfirmasi, Kamis (10/6).

Mansuri menyebut, jenazah tersebut sudah meninggal lebih dari satu minggu. Hal tersebut berdasarkan proses mayat yang sudah mengalami pembusukan.

“Jenazah tidak memiliki ciri-ciri khusus. Selain dari pakaian kaos oblong lengan pendek merk adidas. Dan penyebab kematian diduga kemungkinan karena tenggelam dan sudah dimakan Biawak yang senang dengan bangkai,” tutupnya.(sumeks.co)

Rekomendasi Berita