oleh

MOTOGP: Dorna Belum Mau Spekulasi

LINGGAUPOS.CO.ID- Pandemi Covid-19 memang membuat jadwal race MotoGP makin kacau balau. Hingga kini, sudah ada empat seri yang dibatalkan, alhasil beberapa seri lain mesti dijadwal ulang. Dilansir dari GP One, agenda race tahun ini akan dimulai dari Republik Ceko. Dalam daftar sementara, balapan itu digelar pada 9 Agustus.

Dalam diskusi daringnya, CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, belum mau memastikan jadwal MotoGP akan dimulai lagi. Menurutnya, penentuan tanggal masih membutuhkan banyak pertimbangan matang kendati jumlah orang yang terinfeksi korona mulai menyusut. “Harapan kami, ya bisa menggelarnya pada awal Juni. Jika ada kesempatan, bisa kami gelar sebelum itu,” ujarnya.

Pria Spanyol itu juga menegaskan protokol kesehatan oleh masing-masing negara masih dilakukan jika gelaran MotoGP dihelat Juni. Seperti tes kesehatan pembalap, pengujian ekstensif paddock. Namun semua tergantung dari otoritas masing-masing sirkuit. Saat ini, Eropa masih memperpanjang larangan pertemuan publik setidaknya akhir Agustus mendatang. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah race tanpa penonton.

“Tapi sepertinya itu tidak layak. Balapan tanpa penonton sangat sulit dilakukan,” kata Ezpeleta. “Karena alasan itulah kami memutuskan bersama tiga promotor lokal untuk meloloskannya tahun depan, alih-alih menempatkan mereka pada jadwal yang baru,” ujar Ezpeleta.

Sebelumnya, MotoGP mengumumkan jika Grand Prix Jerman, Belanda, dan Finlandia terpaksa dibatalkan karena pandemi virus korona. Grand Prix Jerman dijadwalkan digelar di Sirkuit Sachsenring pada 21 Juni, diikuti oleh balapan di Sirkuit Assen, Belanda, pada 28 Juni. Sedangkan Finlandia batal menjalani debut Sirkuit KymiRing pada 12 Juli nanti. Yang tersisa hanya seri Ceko.

“Saya tak bisa mengatakan itu sekarang. Saya tak berpikir bahwa GP di Red Bull Ring akan menjadi balapan pertama kami, kami akan senang tetap menjaga itu pada tanggal saat ini )16 Agustus dan start lebih awal,” tambahnya

Sejak pekan lalu,m Ezpeleta sudah membuka peluang untuk hanya memutar MotoGP 2020 hanya di Eropa. Dia menegaskan belum ada keputusan resmi mengenai hal itu. “Saya tak bilang bahwa kami akan pasti tak akan pergi ke luar Eropa, saya terus berhubungan dengan semua sirkuit dan saya tak mampu mengesampingkan pilihan itu,” tandasnya.(*)

Rekomendasi Berita