oleh

Morbidelli, sang Murid yang DiwaspadaiRossi

JAKARTA – Valentino Rossi percaya anak didiknya yang kini bergabung dengan Yamaha, Franco Morbidelli bakal menjadi masalah’ baginya pada MotoGP musim 2019.

Ya, kini Morbidelli kini hijrah dari Honda ke tim Petronas SRT Yamaha di musim keduanya dalam ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.

Bersama Petronas SRT Yamaha, Morbidelli akan mengendarai M1 ‘A-class’ yang spesifikasinya setara dengan motor yang ditunggangi Rossi dan Maverick Vinales di tim Movistar Yamaha.

Bergabung dengan Yamaha, Morbidelli menunjukkan performa cukup baik sejauh ini. Hal itu terlihat saat dua tes pramusim di Valencia dan Jerez. Dimana, ia berhasil melebihi catatan sang mentor Rossi. Ya, lulusan akademi VR46 ini berhasil finis keenam di dua tes pramusim tersebut.

Tentunya hal itu mebuat Rossi cukup mewaspadai anak didiknya tersebut di MotoGP musim 2019. Apalagi Yamaha punya motor yang mudah dikontrol pebalap, meski juga belum optimal.

“Dia (Morbidelli) sangat mengesankan pada debut Yamaha-nya, karena dia langsung sangat kuat. Jadi tahun depan (kemungkinan) dia akan menjadi masalah,” tutur Rossi tentang Morbidelli seperti dikutip AutoSport, Jumat (11/1) kemarin.

Selain itu, Rossi juga menuturkan bahwa Morbidelli sangat menyukai motor yang dari pbarikan Yamaha. Menurut Rossi, Morbidelli menilai bahwa motor pabrikan Yamaha sangat bersahabat dengan penungangnya.

“Franco (Morbidelli) sangat menyukai Yamaha, karena ini motor yang sangat murah hati, yang memberikan Anda timbal balik yang bagus. Ini adalah motor yang bersahabat dengan pengendaranya, tapi kami memang kekurangan daya cengkeram dan dia juga mengalami itu,” terang Rossi.

Morbidelli bukanlah satu-satunya anak didik Rossi yang bakal terjun di MotoGP 2019. Ya, juara Moto2, Francesco Bagnia juga akan menjadi di kasta tertinggi balap motor dunia itu dengan tim Pramac Ducati.

Setelah menerima penghargaan kelas menengah tahun ini, Bagnaia juga bersinar dalam tes pramusim di Jerez dengan memegang perbedaan menjadi pembalap pertama yang memenangkan gelar dunia untuk skuad Rossi Sky Racing VR46.

Rossi pun membandingkan kedua bintang Italia yang sedang naik daun tersebut. Menurut Rossi, Bagnaia lebih memiliki bakat yang secara alami, sedangakan Morbidelli lebih tangguh dan tidak mudah menyerah.

“Keduanya adalah pembalap yang sangat baik, karena mereka telah menunjukkan (bakatnya). Bagnaia lebih berbakat dalam hal keterampilan alami, tetapi pada saat yang sama Morbidelli lebih tangguh, lebih sulit dikalahkan,” tegas Rossi.

“Morbidelli bekerja lebih dan lebih agresif. Saya tidak tahu yang mana dari mereka yang akan lebih cepat, tetapi tahun depan (2019) mereka akan berada di ajang yang sama, sehingga akan menarik untuk melihat mereka,” sambunya menandaskan. (gie/fin/wsa)

Rekomendasi Berita