oleh

MLM Bukan Zona Merah

Kepala BNN Sumsel, Brigjen Pol Anthoni Hutabarat

KOTA Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Muratara tidak masuk kategori zona merah peredaran narkoba. Hal ini disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Brigjen Pol Anthoni Hutabarat, Minggu (25/11).

Ia membenarkan, kasus penyalahgunaan narkoba di tiga wilayah ini banyak, namun di tiga wilayah ini tidak masuk zona merah.

“Tidak, tidak masuk zona merah. Untuk pemetaan lebih akurat juga dilakukan oleh Polda Sumsel,” terangnya, kemarin.

Ia menganalisa, karena letak geografisnya Kota Lubuklinggau yang strategis, membuat Lubuklinggau khususnya serta Musi Rawas dan Muratara lebih mudah peredaran barang haram ini.

Ia juga membenarkan, saat ini memang ada beberapa kasus penangkapan yang dilakukan oleh BNN namun si pengguna hanya direhabilitasi.

“Karena ketika petugas BNN melakukan penangkapan, akan diteruskan ke Tim Assessment Terpadu (TAT) yang terdiri dari jaksa, penyidik, Kepala BNN Dokter dan Psikolog. Mereka yang memutuskan berdasarkan Surat Edaran MA No. 4 Tahun 2010, tentang penempatan penyalahgunaan, korban penyalahgunaan dan pecandu Narkotika ke dalam lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial,” jelasnya.

Di sana, kata Anthoni, dijelaskan ketentuan mengenai BB yang ditemukan.

“Ketika tertangkap namun BB yang ditemukan di bawah ketentuan yang ditetapkan, maka pengguna direhabilitasi. Namun mengenai prosesnya apakah diteruskan atau tidak, hasil TAT yang menentukan. Namun ketika BB diatas ketentuan, maka diteruskan ke proses hukum,” ungkapnya kembali.

Namun saat ini dilanjutkannya, kebanyakan memang mereka yang direhabilitasi.

“TAT pun saat memutuskan, tidak boleh lebih dari enam hari,” lanjutnya.

Untuk BNN di Kabupaten/Kota, ia pun mengimbau untuk tetap laksanakan rehabilitasi, pencegahan dan pemberantasan. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita