oleh

Miris!! Kondisi Jembatan Untuk Mengangkut Hasil Pertanian Memprihatinkan

Petani Minta Jembatan Segera Dibangun

LINGGAU POS ONLINE, ULAK LEBAR – Warga RT 6 Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II keluhkan kondisi jembatan Ketue yang ada di wilayah mereka. Pasalnya, jembatan yang merupakan jalan satu-satunya untuk masyarakat mengangkut hasil pertanian tersebut sudah sangat tidak layak lagi untuk dimanfaatkan.

Untuk itu, warga meminta Pemkot Lubuklinggau, melalui Pemerintah Kecamatan Lubuklinggau Barat II, segera bertindak untuk menyuarakan pembangunan jembatan, yang melintasi sungai Ketue di RT 6 Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

“Kita minta pemerintah cepat melakukan pembangunan terhadap jembatan ini, karena sudah ada petani yang jatuh ketika melintasi jembatan darurat tersebut,” kata Zarpudi petani yang setiap hari menggunakan akses jembatan Ketue, Selasa (7/11).

Menurut Zarpudi, ada sekitar 300 sampai 500 orang petani yang menggunakan jembatan setiap hari, baik jalan kaki sampai menggunakan motor. Bahkan, ketika musim durian, dilalui oleh ribuan masyarakat per hari, karena ada ratusan hektare kebun durian.

“Bukan itu saja, di sana juga banyak kebun karet dan kopi masyarakat. Jadi, pembangunan Jembatan Ketue memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, karena merupakan akses satu-satunya untuk mengangkut hasil pertanian,” jelasnya.

Bahkan, dilanjutkannya seingat dirinya jembatan yang melintasi sungai ketue ini belum pernah tersentuh pembangunan. Masyarakat, membangunnya dengan swadaya dan gotong royong.

Sementara itu Camat Lubuklinggau Barat II, Hj Zainona didampingi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Lubuklinggau Barat II, Wahyu Lindra mengatakan kalau pihaknya siap untuk memperjuangkan agar jembatan ini segera dibangun, karena merupakan akses untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Usulan ini, akan segera kita ajukan ke pemerintah kota, agar segera direalisasikan mengingat pentingnya akses jembatan ini,” kata Wahyu Lindra.

Apalagi, dilanjutkan Indra sudah ada petani yang terjatuh dari jembatan ketika mengangkut hasil pertanian, itu menandakan kalau memang jembatan sudah sangat layak untuk dibangun.

“Kita sangat yakin, dalam waktu dekat jembatan ini akan segera dibangun, asalkan ada dana. Karena merupakan objek yang sangat vital bagi para petani, dan itu sesuai dengan program dari Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, yakni menyejahterakan masyarakat secara utuh,” jelasnya. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita