oleh

Miris!! Gara-gara Hama Petani Harus Menunda Panen Cabai

Sejumlah kalangan petani Cabai terpaksa harus menunda keberhasilannya dalam panen Cabai. Pasalnya, banyak petani Cabai yang mengalami kerugian lantaran terkena hama. Salah satunya hama Bonsai.

Laporan Syamsul Ma’arif, Air Merah

Slamet (47) warga Desa Air Merah Curup Tengah mengaku tanaman Cabai yang Ia tanam di areal sekitar setengah hektare tersebut banyak terkena hama penyakit bonsai.

“Kalau bonsai ini tanamannya kerdil sehingga hasilnya sedikit dan buahnya tidak maksimal,” tuturnya Minggu (5/11).

Peyakit bonsai ini, kata Slamet baru bisa diketahui saat tanaman Cabai dalam masa pertumbuhan dikisaran umur 1 sampai 2 bulan.

“Tahu-tahu daunnya menguning dan rantingnya tidak berkembang dan batangnya kerdil,” katanya.

Meski sudah beberapa kali disemprot, hanya sedikit tanaman yang bisa berkembang normal.

“Biasanya nular ketanaman sebelahnya mas, jadi ikut kerdil, Cabainya tetap berbuah tapi tidak memuaskan,” tuturnya.

Selain Bonsai, tambah Amat (54) petani Cabai di kawasan Air Meles Bawah Curup Timur ini, penyakit lainnya juga sering menyerang tanaman Cabai, seperti busuk buah dan busuk batang.

“Mungkin faktor cuaca atau faktor tanahnya mas, kalau pupuk sama racun terus, memang Cabai tanaman yang rentan terhadap penyakit,” tambahnya.

Ia menambahkan, selain serangan hama petani juga harus menerima kondisi harga Cabai yang saat ini kembali mengalami penurunan.

“Sekarag turun lagi mas, ditingkat petani harganya Rp 18.000 per Kg, sebelumnya masih normal Rp 20.000 sampai Rp 23.000 per Kg,” katanya. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita